Lupa Isi Vaksin COVID-19, Perawat Ini Suntikkan Jarum Suntik Kosong ke Orang

Sabtu, 26 Juni 2021 - 16:19 WIB
loading...
Lupa Isi Vaksin COVID-19,...
Perawat di India menyuntikkan jarum suntik ke lengan seorang pria tanpa mengisinya lebih dulu dengan vaksin anti-COVID-19. Foto/Gulf News
A A A
PATNA - Seorang pemuda di India pamer video yang dimaksudnya sebagai kebanggaan bahwa dirinya telah diberi suntikan vaksin COVID-19. Namun setelah video itu dilihat dengan jeli, ternyata jarum suntik yang digunakan oleh perawat masih kosong.

Insiden yang menjadi viral di media sosial India itu terjadi di Bihar. Kejadian ini menyoroti kelalaian lebih lanjut dalam vaksinasi besar-besaran yang bertujuan mendorong negara itu menuju kekebalan kawanan [herd imunity].

Azhar Hussain, seorang pemuda kota Chapra di distrik Saran, Bihar, telah mengunjungi pusat vaksinasi di sebuah sekolah menengah setempat awal pekan ini.

Baca juga: PM Israel Peringatkan Iran: Kami Lebih Pintar dan Lebih Bertekad, Jangan Uji Kami

Hussain mendapat kejutan kasar ketika dia diberi suntikan dengan jarum suntik kosong oleh seorang perawat yang bertugas. Pemuda itu mengetahui kesalahan tersebut setelah temannya menunjukkan video rekaman vaksinasinya.

Dalam video itu, seorang perawat paruh baya bernama Chanda Devi terlihat asyik mengobrol dengan seseorang. Di tengah keasyikannya itulah, dia melepaskan paket jarum suntik sekali pakai yang diletakkan di atas meja dan langsung menusuk pemuda itu tanpa mengisinya dengan vaksin.

“Awalnya saya kira sudah dapat vaksin, tapi baru tahu vaksinasi dengan jarum suntik kosong ketika teman saya menunjukkan video itu,” kata Hussain kepada media lokal yang dilansir Gulf News, Jumat (25/6/2021).

Menurutnya, temannya telah menemaninya ke pusat vaksinasi dan membuat video vaksinasi tersebut.

Pemerintah negara bagian telah mengambil catatan serius dari insiden ini dan mencopot perawat dari tugas vaksinasi. Pada saat yang sama, pemberitahuan sebab akibat telah diberikan pada perawat yang telah dikenai skorsing karena kesalahannya.

“Ini adalah masalah serius dan kami akan sampai pada kesimpulan logis. Pesannya harus keras dan jelas,” kata Menteri Kesehatan Negara Bagian Bihar, Pratyay Amrit.

Hakim distrik setempat, Nilesh Ramchandra Deore, mengatakan perawat telah diberhentikan dari tugas vaksinasi dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved