Tembak Mati Suami Pemerkosa, Ibu Ini Divonis Bersalah tapi Dibebaskan

Sabtu, 26 Juni 2021 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Bacot mengatakan anak-anaknya menghubungi polisi dua kali atas namanya tetapi ditolak, di mana petugas memberi tahu mereka bahwa Ibu mereka perlu datang ke kantor polisi sendiri.

Situasi tidak mengenakkan muncul di benak Bacot pada 2016 ketika Polette secara rutin menanyai putri Bacot yang berusia 14 tahun tentang seksualitasnya. Hal itu membuatnya takut bahwa dia akan mulai melacurkan remaja itu juga.

Ketika Bacot duduk di kursi depan mobil keluarga, dia menarik pistol dan menembakkannya sekali melalui bagian belakang leher Polette. Tembakan itu membunuhnya seketika.

Bacot kemudian mengubur mayatnya di hutan dengan bantuan dua putra sulungnya dan seorang pacar putrinya, yang katanya menawarkan bantuan agar polisi tidak membawanya pergi.

Tetapi pada tahun 2017, polisi diberitahu tentang pembunuhan itu setelah pacar dari putri Bacot mengaku kepada Ibunya sendiri tentang kejadian itu, yang mendorong sang Ibu untuk menelepon polisi.

Para petugas polisi menangkap Bacot yang kemudian mengakui pembunuhan itu, tetapi dibebaskan dengan jaminan satu tahun kemudian sambil menunggu persidangan.

Putra-putra Bacot dan pacar dari putri Bacot kemudian dipenjara masing-masing selama enam bulan karena menyembunyikan mayat untuk menutupi kertelibatan mereka dalam kasus itu.

Kasus ini juga menjadi topik pembicaraan besar ketika Bacot mulai menulis sebuah buku tentang cobaan beratnya pada Oktober 2018, saat dia dalam jaminan dan menunggu persidangan.

Di dalamnya, dia menggambarkan kekerasan dan penghinaan yang dia derita selama 25 tahun bersama Polette.

Buku, "Everyone Knew [Tout le monde savait]" diterbitkan bulan lalu, dan langsung menjadi buku terlaris.

Promosi termasuk wawancara televisi tentang Bacot telah ditonton oleh 4,5 juta orang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Gerd, Maag, dan Asam lambung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved