Kanada Masukkan Milisi Sayap Kanan AS dalam Daftar Teroris

Jum'at, 25 Juni 2021 - 23:34 WIB
loading...
Kanada Masukkan Milisi...
Kanada masukkan kelompok sayap kanan AS, Three Percenters, sebagai kelompok teroris. Foto/Ilustrasi
A A A
OTTAWA - Kanada secara resmi memasukkan kelompok milisi sayap kanan Amerika Serikat (AS), Three Percenters, sebagai entitas teroris pada Jumat (25/6/2021). Kanada mengatakan kelompok itu merupakan ancaman signifikan bagi keamanan domestik Kanada.

Awal bulan ini jaksa AS menjatuhkan dakwaan konspirasi terhadap enam orang yang terkait dengan Three Percenters, yang terbaru dari serangkaian dakwaan yang timbul dari kerusuhan 6 Januari di Gedung US Capitol oleh pendukung mantan Presiden Donald Trump.

Baca juga: Dunia Terkejut Melihat Ulah Pendukung Trump Duduki Gedung US Capitol

Pejabat Kanada mengutip kerusuhan 6 Januari lalu saat memasukkan kelompok sayap kanan itu ke dalam daftar mereka. Menteri Keamanan Publik Kanada Bill Blair mengatakan kelompok itu memiliki kehadiran yang aktif di Kanada dan tertarik untuk merekrut anggota polisi serta orang-orang dengan pelatihan militer.

"Kami memantau aktivitas mereka di Kanada dengan keprihatinan yang semakin besar," katanya dalam konferensi pers seperti dikutip dari Reuters.

Ottawa juga memasukkan aktivis neo-Nazi terkemuka James Mason dan kelompok Inggris Aryan Strikeforce dalam daftar yang sama.

Awal bulan ini Kanada diguncang aksi seorang pria menabrakkan truknya ke sebuah keluarga Muslim di kota London, Ontario, menewaskan empat dari mereka, dalam apa yang disebut polisi sebagai serangan rasis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved