Bagaimana 'Jet Tempur Tercanggih Rusia Su-57' Ada di Armada AL AS?

Kamis, 24 Juni 2021 - 00:02 WIB
loading...
A A A
Dikenal sebagai “Fighting Omars”, VCF-12 di masa lalu telah mengoperasikan Hornet dalam skema kamuflase yang mirip dengan Su-27 Flanker, Su-34 Fullback di antara jet Rusia lainnya.

Baca juga: Dicap Algojo Massal, Ini Jawaban Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi

VCF-12 telah menjadi unit pertama Angkatan Laut Amerika yang beralih dari penggunaan Legacy Hornet ke Super Hornet dalam pengoperasiannya sebagai peran musuh.

Super Hornet

Boeing F/A 18-E/F Super Hornet adalah pesawat tempur multiperan bermesin ganda yang merupakan salah satu varian pesawat Hornet di Angkatan Laut AS.

Hornet telah beroperasi sejak 1999 dan terlibat dalam misi penting seperti Operasi Pembebasan Irak dan menjatuhkan bom ke pasukan Taliban dan ISIS. Legacy Hornet yang asli telah ditingkatkan menjadi Super Hornet, pesawat yang lebih besar dengan mesin yang lebih bertenaga dan daya dukung bahan bakar.

Super Hornet dapat membawa rudal udara-ke-udara [air-to-air] serta senjata udara-ke-permukaan [air-to-surface], menjadikannya salah satu jet tempur garis depan multiperan yang paling mematikan, canggih, terbukti dalam pertempuran, yang beroperasi saat ini.

The Eurasian Times, pada Rabu (23/6/2021), juga melaporkan tentang pabrikannya, Boeing, yang "melempar" F/A-18 Block III Super Hornet ke Angkatan Laut India untuk kapal induknya.

“Pembeda unik Super Hornet untuk Angkatan Laut India termasuk kompatibilitas kapal induk dua tempat duduk yang memberikan fleksibilitas operasional untuk mengintegrasikan teknologi masa depan yang terkait dengan antarmuka berawak dan tak berawak dari kapal induk,” kata Ankur Kanaglekar, kepala Penjualan Pesawat Tempur India untuk Boeing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved