Sudah Usang dan Memecah Belah, Penyanyi Ini Minta Bendera AS Diganti
Sabtu, 19 Juni 2021 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengklaim baik wilayah AS di Karibia dan Ibu Kota negara itu layak menjadi negara bagian dan kemurnian serta kepolosan yang diwakili oleh garis-garis putih di bendera adalah sebuah kekeliruan.
"Amerika hebat," tulisnya. "Ini indah. Murni, tidak. Itu rusak dan berkeping-keping," ia menambahkan.
Dia menyarankan garis-garisnya bisa putih pudar dan bintang-bintangnya adalah: "Warna kita semua — warna kulit Anda dan saya."
Penyanyi R&B kelahiranOhio 53 tahun lalu itu menambahkan bahwa dia percaya Amerika mewujudkan "kewaspadaan dan ketekunan" dalam warna biru dan "keberanian" di warna merah, yang akan dia pertahankan.
Baca juga: Pria AS Tikam Wanita Asia Berusia 94 Tahun Berkali-kali Tanpa Alasan
Pelantun "I Try" itu mencatat bahwa 50 bintang yang ada saat ini di bendera AS dirancang oleh seorang siswa sekolah menengah di akhir 1950-an, segera sebelum Hawaii dan Alaska menjadi negara bagian.
"Enam puluh dua tahun kemudian, pada tahun 2021, kami telah berubah dan saatnya untuk reset, transformasi," pungkasperempuan bernama asli Natalie Renee McIntyre itu. "Satu yang mewakili semua negara bagian dan kita semua," ia mengakhiri tulisannya.
"Amerika hebat," tulisnya. "Ini indah. Murni, tidak. Itu rusak dan berkeping-keping," ia menambahkan.
Dia menyarankan garis-garisnya bisa putih pudar dan bintang-bintangnya adalah: "Warna kita semua — warna kulit Anda dan saya."
Penyanyi R&B kelahiranOhio 53 tahun lalu itu menambahkan bahwa dia percaya Amerika mewujudkan "kewaspadaan dan ketekunan" dalam warna biru dan "keberanian" di warna merah, yang akan dia pertahankan.
Baca juga: Pria AS Tikam Wanita Asia Berusia 94 Tahun Berkali-kali Tanpa Alasan
Pelantun "I Try" itu mencatat bahwa 50 bintang yang ada saat ini di bendera AS dirancang oleh seorang siswa sekolah menengah di akhir 1950-an, segera sebelum Hawaii dan Alaska menjadi negara bagian.
"Enam puluh dua tahun kemudian, pada tahun 2021, kami telah berubah dan saatnya untuk reset, transformasi," pungkasperempuan bernama asli Natalie Renee McIntyre itu. "Satu yang mewakili semua negara bagian dan kita semua," ia mengakhiri tulisannya.
Lihat Juga :