Lawan Tekanan AS, Yunani Tolak Nonaktifkan Sistem Rudal S-300
Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Krisis Kardak di Laut Aegea, yang pecah pada hari-hari terakhir tahun 1995 dan mencapai puncaknya pada Januari 1996, menjadi titik balik strategi pertahanan Yunani.
Gagal bertahan melawan Turki dalam klaimnya atas pulau Kardak, Yunani menyimpulkan bahwa penjualan senjata proporsional yang dilakukan AS ke kedua sisi Laut Aegea yaitu, Yunani dan Turki untuk mencapai keseimbangan antara kedua negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya.
Langkah pertama yang diambil Athena dalam hal ini pada tahun 1996 adalah menandatangani kesepakatan dengan Rusia untuk pembelian sistem pertahanan udara S-300 untuk ditempatkan di tanah Siprus Yunani.
Rudal-rudal ini tidak dapat dikerahkan di Siprus selatan sebagai akibat dari tekanan Turki, tetapi pada tahun 1998 mereka dikerahkan di pulau Kreta Yunani, yang kepentingan strategisnya terus meningkat.
Baca juga: Erdogan: Turki Tidak akan Ubah Arah pada F-35 dan S-400
Gagal bertahan melawan Turki dalam klaimnya atas pulau Kardak, Yunani menyimpulkan bahwa penjualan senjata proporsional yang dilakukan AS ke kedua sisi Laut Aegea yaitu, Yunani dan Turki untuk mencapai keseimbangan antara kedua negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya.
Langkah pertama yang diambil Athena dalam hal ini pada tahun 1996 adalah menandatangani kesepakatan dengan Rusia untuk pembelian sistem pertahanan udara S-300 untuk ditempatkan di tanah Siprus Yunani.
Rudal-rudal ini tidak dapat dikerahkan di Siprus selatan sebagai akibat dari tekanan Turki, tetapi pada tahun 1998 mereka dikerahkan di pulau Kreta Yunani, yang kepentingan strategisnya terus meningkat.
Baca juga: Erdogan: Turki Tidak akan Ubah Arah pada F-35 dan S-400
(ian)
Lihat Juga :