China Desak AS dan Rusia Kurangi Jumlah Bom Nuklirnya
Jum'at, 18 Juni 2021 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Rusia, AS dan China, bersama dengan Inggris dan Prancis, dianggap sebagai lima negara nuklir, dan semuanya menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).
NPT adalah sebuah perjanjian internasional yang tujuannya adalah untuk mencegah negara-negara lain memperoleh senjata nuklir, dan akhirnya mencapai perlucutan senjata nuklir.
Biden dan Putin dalam pertemuan mereka di Jenewa 16 Juni lalu sepakat untuk melanjutkan dialog tentang fase berikutnya dari pengendalian senjata untuk mengurangi risiko perang nuklir. Kedua pemimpin itu sepakat untuk membantu mengurangi ancaman karena perang nuklir tidak boleh diperjuangkan dan karena perang nuklir tidak dapat dimenangkan.
"Dalam memulai dialog stabilitas strategis, [AS dan Rusia] berusaha meletakkan dasar untuk kontrol senjata di masa depan," bunyi pernyataan bersama Putin dan Biden.
Tujuan dari dialog yang diupayakan itu, seperti dikutip AP, adalah untuk menentukan apa yang harus ditangani oleh perjanjian pengendalian senjata dan cara-cara untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perang.
NPT adalah sebuah perjanjian internasional yang tujuannya adalah untuk mencegah negara-negara lain memperoleh senjata nuklir, dan akhirnya mencapai perlucutan senjata nuklir.
Biden dan Putin dalam pertemuan mereka di Jenewa 16 Juni lalu sepakat untuk melanjutkan dialog tentang fase berikutnya dari pengendalian senjata untuk mengurangi risiko perang nuklir. Kedua pemimpin itu sepakat untuk membantu mengurangi ancaman karena perang nuklir tidak boleh diperjuangkan dan karena perang nuklir tidak dapat dimenangkan.
"Dalam memulai dialog stabilitas strategis, [AS dan Rusia] berusaha meletakkan dasar untuk kontrol senjata di masa depan," bunyi pernyataan bersama Putin dan Biden.
Tujuan dari dialog yang diupayakan itu, seperti dikutip AP, adalah untuk menentukan apa yang harus ditangani oleh perjanjian pengendalian senjata dan cara-cara untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perang.
Lihat Juga :