Tabrak dan Coba Tikam Pasukan Israel, Perempuan Palestina Ditembak Mati
Kamis, 17 Juni 2021 - 02:34 WIB
loading...
A
A
A
Pada Rabu pagi, ada tanda-tanda bahwa perjanjian damai yang disepakati pada Mei setelah perang selama 11 hari dalam bahaya karena Israel, di bawah pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett, melancarkan serangan udara di Gaza. IDF mengatakan serangan udara itu sebagai tanggapan terhadap balon pembakar yang terbang ke wilayah Israel.
Baca juga: Israel Serang Gaza, Pertama Kali oleh Pemerintahan Baru, Langgar Gencatan Senjata
Balon pembakar, yang menyebabkan sejumlah kebakaran di seluruh Israel, diluncurkan setelah pemerintah Bennett mengizinkan pemukim sayap kanan untuk berbaris ke Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur pada hari Selasa. Pawai tahunan menandai Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang Enam Hari 1967.
Bennett dilantik sebagai perdana menteri pada hari Minggu, menggantikan pemimpin jangka panjang Benjamin Netanyahu, dan akan memimpin 'Blok Perubahan' yang terdiri dari partai-partai sayap kanan, tengah dan bahkan Arab. Bennett sebelumnya membela dan memperjuangkan hak komunitas Yahudi untuk menetap di Tepi Barat.
Baca juga: Israel Serang Gaza, Pertama Kali oleh Pemerintahan Baru, Langgar Gencatan Senjata
Balon pembakar, yang menyebabkan sejumlah kebakaran di seluruh Israel, diluncurkan setelah pemerintah Bennett mengizinkan pemukim sayap kanan untuk berbaris ke Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur pada hari Selasa. Pawai tahunan menandai Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang Enam Hari 1967.
Bennett dilantik sebagai perdana menteri pada hari Minggu, menggantikan pemimpin jangka panjang Benjamin Netanyahu, dan akan memimpin 'Blok Perubahan' yang terdiri dari partai-partai sayap kanan, tengah dan bahkan Arab. Bennett sebelumnya membela dan memperjuangkan hak komunitas Yahudi untuk menetap di Tepi Barat.
(ian)
Lihat Juga :