Tabrak dan Coba Tikam Pasukan Israel, Perempuan Palestina Ditembak Mati

Kamis, 17 Juni 2021 - 02:34 WIB
loading...
Tabrak dan Coba Tikam...
Tentara Israel menembak mati seorang perempuan Palestina setelah menabrak dan mencoba menikam pasukan Zionis. Foto/Ilustras
A A A
RAMALLAH - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa salah satu pasukan mereka terluka ringan setelah seorang perempuan Palestina menabrak anggotanya di dekat Ramallah sebelum mencoba menikam mereka. IDF mengatakan perempuan tersebut telah "dinetralisir."

Dalam serangkaian tweet pada hari Rabu, IDF menyatakan bahwa terjadi sebuah serangan terhadap pasukan Israel di dekat desa Hizma, tenggara Ramallah, kota utama di Tepi Barat.

IDF menggambarkan peristiwa itu sebagai serangan gabungan antara tabrakan mobil dan penusukan. IDF mengatakan bahwa pelaku penyerangan "dinetralisir" di tempat kejadian.

"Seorang perempuan telah keluar dari kendaraannya dengan pisau terhunus setelah menabrak pasukan dan kemudian dinetralkan oleh tentara IDF," tweet lain menambahkan.

“Selama insiden itu, seorang tentara IDF terluka ringan,” kata IDF tetapi tidak merinci luka yang diderita seperti dilansir dari Russia Today, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: PM Palestina: Pemerintahan Baru Israel Harus Bekerja Akhiri Pendudukan

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan mobil sedan yang rusak dan pasukan Israel berada di sekitar lokasi serangan.

Pada Rabu pagi, ada tanda-tanda bahwa perjanjian damai yang disepakati pada Mei setelah perang selama 11 hari dalam bahaya karena Israel, di bawah pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett, melancarkan serangan udara di Gaza. IDF mengatakan serangan udara itu sebagai tanggapan terhadap balon pembakar yang terbang ke wilayah Israel.

Baca juga: Israel Serang Gaza, Pertama Kali oleh Pemerintahan Baru, Langgar Gencatan Senjata

Balon pembakar, yang menyebabkan sejumlah kebakaran di seluruh Israel, diluncurkan setelah pemerintah Bennett mengizinkan pemukim sayap kanan untuk berbaris ke Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur pada hari Selasa. Pawai tahunan menandai Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang Enam Hari 1967.

Bennett dilantik sebagai perdana menteri pada hari Minggu, menggantikan pemimpin jangka panjang Benjamin Netanyahu, dan akan memimpin 'Blok Perubahan' yang terdiri dari partai-partai sayap kanan, tengah dan bahkan Arab. Bennett sebelumnya membela dan memperjuangkan hak komunitas Yahudi untuk menetap di Tepi Barat.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved