Biden Janjikan Dukungan 'Lebih' untuk Iran Lewat Saluran Bantuan Swiss

Rabu, 16 Juni 2021 - 10:38 WIB
loading...
Biden Janjikan Dukungan...
Presiden AS Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Amerika Serikat (AS) berjanji memberikan peningkatan dukungan pada mekanisme Swiss yang memungkinkan bantuan kemanusiaan mencapai Iran tanpa tersandung sanksi AS.

Pernyataan itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Swiss Ignazio Cassis.

“Mekanisme berfungsi, tetapi tidak cukup digunakan," ujar Ignazio Cassis kepada wartawan.

Baca juga: Mengejutkan, Iran telah Produksi 6,5 Kg Uranium Pengayaan 60%

Dia menyuarakan kepuasan dengan keterbukaan AS untuk lebih mendukung instrumen ini guna membantu rakyat Iran.

Baca juga: Ahmadinejad: Arab Saudi dan Iran Saudara, Harus Bekerja Sama

Komentarnya muncul setelah dia dan Presiden Swiss Guy Parmelin bertemu sebentar dengan Presiden AS Joe Biden tak lama setelah Air Force One mendarat di Jenewa, tempat presiden AS akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu.

Baca juga: Sayap Militer Hamas: Berkas Tahanan akan 'Mengejutkan' Otoritas Israel

Apa yang disebut Pengaturan Perdagangan Kemanusiaan Swiss (SHTA), mulai berlaku pada Februari tahun lalu.

Itu dibuat dalam kerjasama yang erat dengan otoritas AS dan Iran untuk memungkinkan perusahaan Swiss di sektor makanan, farmasi dan medis melakukan pengiriman bantuan ke Iran tanpa menarik kemarahan Washington karena melanggar berbagai sanksi terhadap Republik Islam.

Iran telah menghadapi kekurangan pasokan medis yang parah sejak AS di era pendahulu Biden, Donald Trump, menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan menerapkan kembali sanksi yang melumpuhkan negara itu pada 2018.

Keputusan AS untuk meninggalkan kesepakatan 2015 membuat Teheran meningkatkan kegiatan nuklirnya.

Biden telah menunjukkan kesediaan bergabung kembali dengan perjanjian setelah yakin Iran bersedia menghormati komitmennya, tetapi sementara itu sanksi tetap berlaku.

Washington telah membebaskan akses barang-barang kemanusiaan, terutama obat-obatan dan peralatan medis dari tindakan sanksi.

Tetapi pembelian internasional atas pasokan semacam itu seringkali tidak mungkin dilakukan karena bank-bank internasional menolak berbisnis dengan Iran karena takut melanggar sanksi itu sendiri.

“Selalu ada transfer uang yang menunggu izin dari sana-sini,” papar Cassis, menjelaskan mengapa sistem Swiss tidak digunakan sebanyak yang seharusnya.

Tapi sekarang, dia berkata, “Ada kemauan dari Amerika untuk mempercepat jenis keputusan ini dengan cara yang memungkinkan untuk menggunakan saluran yang ada ini.”

Swiss, yang terkenal dengan netralitasnya, telah mewakili kepentingan diplomatik AS di Iran selama lebih dari empat dekade.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved