G7 Janji Berikan 1 Miliar Dosis Vaksin COVID dalam 12 Bulan

Selasa, 15 Juni 2021 - 07:09 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan, tahun lalu dunia telah mengembangkan beberapa vaksin virus corona yang efektif, melisensikan dan memproduksinya dengan cepat dan disuntikan ke tangan orang-orang yang membutuhkannya.

“Tetapi untuk benar-benar mengalahkan virus corona dan memulihkan diri, kita perlu mencegah pandemi seperti ini terjadi lagi. Mengambil pelajaran dari 18 bulan terakhir dan menanganinya secara berbeda di kemudian hari,” ungkap dia.

“Saya bangga bahwa untuk pertama kalinya hari ini negara-negara demokrasi terkemuka dunia telah bersatu untuk memastikan bahwa kita tidak akan terjebak lagi tanpa menyadarinya,” papar Johnson.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, mengatakan, “Sekarang kita semua memahami ancaman yang ditimbulkan oleh penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.”

“KTT G7 akhir pekan kemarin adalah saat yang tepat untuk melihat kembali sistem yang kami miliki, mengevaluasi pekerjaan apa yang sedang berlangsung untuk ditangani dengan lebih baik, dan melihat kedepan mengenai apa yang harus dilakukan, untuk meminimalkan risiko pandemi di masa depan,” ujar dia.

Kerja sama global, termasuk meningkatkan ekspektasi tentang bagaimana negara-negara dapat saling berbagi informasi tentang ancaman baru, sangat penting untuk melindungi kita semua agar lebih aman.

“Melalui kepemimpinannya di G20 tahun depan, Indonesia memiliki kesempatan untuk membuat kemajuan lebih lanjut dengan agenda ini. Kami menantikan kelanjutan kerjasama kami di sektor penting ini,” papar Owen

Deklarasi Teluk Carbis diterbitkan bersamaan dengan Komunike KTT G7, dan dibangun di atas langkah-langkah yang diambil untuk memperkuat kesiapsiagaan pandemi tahun ini, termasuk rekomendasi terbaru dari Panel Independen untuk Kesiapsiagaan dan Penanganannya.

WHO juga sedang mengerjakan Perjanjian Pandemi demi meningkatkan upaya global untuk mencegah pandemi di masa depan, dengan dukungan Inggris.

Dr Tedros Adhanom, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan, "Kami menyambut baik Deklarasi Kesehatan Teluk Carbis, terutama saat dunia mulai pulih dan membangun kembali dari pandemi COVID-19. Bersama-sama kita perlu membangun respons ilmiah dan kolaborasi yang signifikan terhadap pandemi COVID-19 untuk menemukan solusi bersama dalam mengatasi banyak kesenjangan yang sudah diidentifikasi.”

“Sejauh ini WHO menyambut baik dan akan meneruskan proposal Inggris untuk Radar Pandemi Global. Seperti yang telah kita diskusikan, dunia membutuhkan sistem pengawasan global yang lebih kuat untuk mendeteksi epidemik baru dan resiko-resiko dari pandemik,” ungkap dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
Iran Segera Serang Zionis...
Iran Segera Serang Zionis Israel dalam 1-2 Hari Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved