PM Baru Israel Tetap Dukung Pembangunan Permukiman Yahudi di Tanah Palestina

Senin, 14 Juni 2021 - 19:35 WIB
loading...
PM Baru Israel Tetap...
Perdana Menteri baru Israel, Naftali Bennet, mengatakan pemerintahnya akan mendukung pembangunan pemukiman di semua wilayah Tepi Barat yang diduduki. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Meski Israel telah berganti pucuk kepemimpinan, tapi tampaknya kebijakan soal pemukiman Yahudi tidak ada yang berubah. Pasalnya, Perdana Menteri baru Israel, Naftali Bennett telah menekankan bahwa dia tidak akan menghentikan proyek tersebut.

Seperti diketahui, pemerintah baru yang dibentuk Bennet, semalam mendapatkan persetujuan dari Parlemen Israel, atau Knesset. Dengan disetujuinya pemerintah baru ini, menandai berakhirnya rezim Benjamin Netanyahu, yang sudah lebih dari satu dekade memimpin Israel.

Pemerintah baru didukung oleh 60 dari 120 anggota Parlemen, sementara 59 memilih menentang pembentukan pemerintah baru. Satu-satunya anggota parlemen yang abstain adalah Said al-Harumi, dari partai United Arab List yang pro-Palestina.

Bennet, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (14/6/2021) mengatakan pemerintahnya akan mendukung pembangunan pemukiman di semua wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk wilayah yang diklasifikasikan sebagai wilayah C. Baca juga: PM Israel Netanyahu Dilengserkan, Begini Reaksi Dunia

Di bawah Kesepakatan Oslo 1995 antara Israel dan Otoritas Palestina, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dibagi menjadi tiga bagian – Area A, B dan C – dengan area C di bawah kendali administratif, dan keamanan Israel sampai kesepakatan status akhir dicapai dengan Palestina.

Dia juga bersumpah untuk tidak mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir, menambahkan bahwa Israel akan meningkatkan kemampuan pertahanan dan serangannya. Baca juga: Nafsu Berkuasa Masih Kuat, Netanyahu Buru 'Para Pengkhianat' di Koalisinya

Dirinyauga mengatakan dia akan mempertahankan gencatan senjata dengan Gaza. Tetapi, dia mengancam Hamas dengan serangan jika memilih untuk melanjutkan permushan dan juga berjanji untuk bekerja untuk mengembalikan tentara Israel yang ditahan Hammas.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved