Gedung Putih: China Mungkin Coba Curi Formula Vaksin Covid-19 AS
Senin, 25 Mei 2020 - 17:38 WIB
loading...
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), Robert OBrien menuturkan China mungkin berusaha untuk mencuri formula vaksin Covid-19 milik AS. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), Robert O'Brien menuturkan China mungkin berusaha untuk mencuri formula vaksin Covid-19 milik AS. O'Brien menuturkan, China memiliki sejarah mencuri kekayaan intelektual AS.
Saat melakukan wawancara dalam acara CBS "Face the Nation", O'Brien ditanya apakah, jika China mengembangkan vaksin melawan Covid-19 dan itu akan tersedia untuk orang Amerika. O'Brien menuduh Beijing memata-matai upaya AS dalam mengembangkan vaksin dan pengobatan untuk penyakit menular.
"Saya pikir kita akan mengembangkan vaksin terlebih dahulu," kata O'Brien dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/5/2020).
"Ada kemungkinan, dan telah dilaporkan, bahwa orang China telah terlibat dalam spionase untuk mencoba menemukan penelitian dan teknologi yang kami kerjakan untuk vaksin dan terapi," sambungnya.
Dia mengklaim bahwa Beijing memiliki sejarah bertahun-tahun dalam mencuri kekayaan intelektual Amerika dan merobohkan teknologi Amerika. "Saya tidak akan terkejut jika mereka melakukannya dengan vaksin," ungkapnya.
Saat melakukan wawancara dalam acara CBS "Face the Nation", O'Brien ditanya apakah, jika China mengembangkan vaksin melawan Covid-19 dan itu akan tersedia untuk orang Amerika. O'Brien menuduh Beijing memata-matai upaya AS dalam mengembangkan vaksin dan pengobatan untuk penyakit menular.
"Saya pikir kita akan mengembangkan vaksin terlebih dahulu," kata O'Brien dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/5/2020).
"Ada kemungkinan, dan telah dilaporkan, bahwa orang China telah terlibat dalam spionase untuk mencoba menemukan penelitian dan teknologi yang kami kerjakan untuk vaksin dan terapi," sambungnya.
Dia mengklaim bahwa Beijing memiliki sejarah bertahun-tahun dalam mencuri kekayaan intelektual Amerika dan merobohkan teknologi Amerika. "Saya tidak akan terkejut jika mereka melakukannya dengan vaksin," ungkapnya.
Lihat Juga :