Putin: Biden Tak Seimpulsif Trump, Komentar Killer-nya Perilaku Macho Hollywood
Minggu, 13 Juni 2021 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS juga telah dituduh secara keliru tentang klaim telah bertemu mantan pemimpin Soviet Leonid Brezhnev dalam perjalanan sebelumnya ke Moskow, pada 1979.
Ketika Simmons menuduh Putin membunuh para pengkritik, presiden Rusia menyebut pertanyaan itu "gangguan pencernaan verbal" dan membantah ada hubungannya dengan kematian-kematian itu.
Putin menunjukkan hubungan antara Washington dan Moskow berada pada titik terendah dalam beberapa tahun.
Baik Gedung Putih maupun Kremlin tidak menyatakan harapan tinggi bahwa konferensi tingkat tinggi (KTT) pekan depan akan mengubah keadaan itu.
Presiden Rusia menggambarkan mantan Presiden AS Donald Trump sebagai "individu yang penuh warna" yang tidak berasal dari kemapanan dan "politik masa besar" yang merupakan fakta apakah orang menyukainya atau tidak. “Penghuni Gedung Putih saat ini sangat berbeda,” ujar Putin, dilansir RT.com.
“Presiden Biden adalah seorang pria karir. Dia telah menghabiskan hampir seluruh masa dewasanya dalam politik,” ujar Putin kepada NBC.
“Itu adalah tipe orang yang berbeda, dan itu adalah harapan besar saya bahwa ya, ada beberapa keuntungan, beberapa kerugian, tetapi tidak akan ada gerakan berbasis impuls, atas nama presiden AS yang sedang menjabat,” papar Putin.
Wawancara lengkap dijadwalkan tayang pada Senin dan akan menjadi wawancara pertama presiden Rusia dengan outlet media AS sejak Juli 2018, ketika Putin duduk dengan Chris Wallace dari Fox News selama pertemuan puncak dengan presiden saat itu Donald Trump di Helsinki, Finlandia.
Ketika Simmons menuduh Putin membunuh para pengkritik, presiden Rusia menyebut pertanyaan itu "gangguan pencernaan verbal" dan membantah ada hubungannya dengan kematian-kematian itu.
Putin menunjukkan hubungan antara Washington dan Moskow berada pada titik terendah dalam beberapa tahun.
Baik Gedung Putih maupun Kremlin tidak menyatakan harapan tinggi bahwa konferensi tingkat tinggi (KTT) pekan depan akan mengubah keadaan itu.
Presiden Rusia menggambarkan mantan Presiden AS Donald Trump sebagai "individu yang penuh warna" yang tidak berasal dari kemapanan dan "politik masa besar" yang merupakan fakta apakah orang menyukainya atau tidak. “Penghuni Gedung Putih saat ini sangat berbeda,” ujar Putin, dilansir RT.com.
“Presiden Biden adalah seorang pria karir. Dia telah menghabiskan hampir seluruh masa dewasanya dalam politik,” ujar Putin kepada NBC.
“Itu adalah tipe orang yang berbeda, dan itu adalah harapan besar saya bahwa ya, ada beberapa keuntungan, beberapa kerugian, tetapi tidak akan ada gerakan berbasis impuls, atas nama presiden AS yang sedang menjabat,” papar Putin.
Wawancara lengkap dijadwalkan tayang pada Senin dan akan menjadi wawancara pertama presiden Rusia dengan outlet media AS sejak Juli 2018, ketika Putin duduk dengan Chris Wallace dari Fox News selama pertemuan puncak dengan presiden saat itu Donald Trump di Helsinki, Finlandia.
Lihat Juga :