Pesawat Mata-Mata AS Tepergok Intip Latihan Militer Besar-besaran Rusia
Jum'at, 11 Juni 2021 - 06:04 WIB
loading...
Jet tempur Rusia mencegat pesawat mata-mata AS di atas Samudra Pasifik saat menggelar latihan militer. Foto/Newsweek
A
A
A
MOSKOW - Sebuah jet tempur Rusia telah mencegat pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS) di atas Samudra Pasifik saat melakukan serangkaian latihan militer besar-besaran.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa target udara yang mendekati perbatasan Rusia terdeteksi oleh kontrol wilayah udara Rusia di atas Samudra Pasifik. Target ini ternyata adalah pesawat pengintai strategis RC-135 Angkatan Udara AS, dan militer Rusia mengerahkan jet tempur Su-35 untuk mengawal pesawat yang datang menjauh.
"RC-135 kemudian melakukan putaran balik dari wilayah udara Rusia dan pelanggaran perbatasan Negara Federasi Rusia tidak diizinkan," menurut pernyataan itu.
"Su-35, pada bagiannya, melanjutkan kepatuhan yang ketat dengan aturan internasional menggunakan wilayah udara," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (11/6/2021).
Angkatan Udara Pasifik A.S. tidak segera menanggapi permintaan komentar Newsweek, tetapi insiden seperti itu tidak jarang terjadi antara kedua negara, yang keduanya mengangkangi lautan terbesar di dunia dan juga beroperasi di wilayah udara yang tumpang tindih di wilayah strategis lainnya.
Baca juga: Putin Sebut Warga Ukraina Penolak Kiev Gabung NATO Sebagai Orang Cerdas
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa target udara yang mendekati perbatasan Rusia terdeteksi oleh kontrol wilayah udara Rusia di atas Samudra Pasifik. Target ini ternyata adalah pesawat pengintai strategis RC-135 Angkatan Udara AS, dan militer Rusia mengerahkan jet tempur Su-35 untuk mengawal pesawat yang datang menjauh.
"RC-135 kemudian melakukan putaran balik dari wilayah udara Rusia dan pelanggaran perbatasan Negara Federasi Rusia tidak diizinkan," menurut pernyataan itu.
"Su-35, pada bagiannya, melanjutkan kepatuhan yang ketat dengan aturan internasional menggunakan wilayah udara," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (11/6/2021).
Angkatan Udara Pasifik A.S. tidak segera menanggapi permintaan komentar Newsweek, tetapi insiden seperti itu tidak jarang terjadi antara kedua negara, yang keduanya mengangkangi lautan terbesar di dunia dan juga beroperasi di wilayah udara yang tumpang tindih di wilayah strategis lainnya.
Baca juga: Putin Sebut Warga Ukraina Penolak Kiev Gabung NATO Sebagai Orang Cerdas
Lihat Juga :