Houthi Klaim Tangkap Mata-mata Mossad, Janji Beber Intervensi Israel di Yaman
Kamis, 10 Juni 2021 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Houthi, yang merupakan sekutu Iran, tidak mengakui hak Negara Yahudi untuk hidup. Slogan milisi yang sering digembar-gemborkan mengandung dua elemen anti-Israel dan anti-Yahudi, berbunyi: “Tuhan Maha Besar, Matilah Amerika, Matilah Israel, Terkutuklah Yahudi, dan Kemenangan Islam!”
Baca juga: Israel Tuduh Hamas Ganggung Sinyal Iron Dome dari Gedung Media yang Dibom
Namun, pejabat Houthi kadang-kadang menyarankan bahwa referensi kepada orang Yahudi tidak harus dipahami secara harfiah, dan bahwa masalah milisi adalah dengan Zionisme, bukan orang Yahudi pada umumnya.
Selain itu, beberapa anggota komunitas kecil Yahudi Yaman dilaporkan telah bergabung dengan Houthi dalam memerangi Arab Saudi dan sekutu mereka setelah intervensi militer tahun 2015.
Klaim Houthi menangkap mata-mata Mossad muncul setelah Israel dan Uni Emirat Arab dilaporkan bekerja sama untuk membuat "basis mata-mata" di Socotra, sebuah pulau besar Yaman yang terletak sekitar 350 km tenggara daratan antara Selat Guardafui dan Laut Arab.
Saat ini, pulau itu dikendalikan oleh apa yang disebut Dewan Transisi Selatan, sebuah entitas yang secara luas dilaporkan disponsori oleh UEA yang mengendalikan sebagian besar selatan Yaman dan berusaha untuk memisahkan diri dari bagian lain negara itu.
Pekan lalu, Houthi mengecam Israel di tengah laporan bahwa turis Israel mengunjungi Socotra, dengan mengatakan pulau itu "diduduki" oleh koalisi anti-Houthi.
Baca juga: Israel Tuduh Hamas Ganggung Sinyal Iron Dome dari Gedung Media yang Dibom
Namun, pejabat Houthi kadang-kadang menyarankan bahwa referensi kepada orang Yahudi tidak harus dipahami secara harfiah, dan bahwa masalah milisi adalah dengan Zionisme, bukan orang Yahudi pada umumnya.
Selain itu, beberapa anggota komunitas kecil Yahudi Yaman dilaporkan telah bergabung dengan Houthi dalam memerangi Arab Saudi dan sekutu mereka setelah intervensi militer tahun 2015.
Klaim Houthi menangkap mata-mata Mossad muncul setelah Israel dan Uni Emirat Arab dilaporkan bekerja sama untuk membuat "basis mata-mata" di Socotra, sebuah pulau besar Yaman yang terletak sekitar 350 km tenggara daratan antara Selat Guardafui dan Laut Arab.
Saat ini, pulau itu dikendalikan oleh apa yang disebut Dewan Transisi Selatan, sebuah entitas yang secara luas dilaporkan disponsori oleh UEA yang mengendalikan sebagian besar selatan Yaman dan berusaha untuk memisahkan diri dari bagian lain negara itu.
Pekan lalu, Houthi mengecam Israel di tengah laporan bahwa turis Israel mengunjungi Socotra, dengan mengatakan pulau itu "diduduki" oleh koalisi anti-Houthi.
Lihat Juga :