Israel Tuduh Hamas Ganggu Sinyal Iron Dome dari Gedung Media yang Dibom
Rabu, 09 Juni 2021 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mansour Abbas, Kingmaker dan Tokoh Islam di Balik Penggulingan Netanyahu
Dia mengaku tidak membayangkan karyawan AP mengetahui dugaan penggunaan gedung oleh Hamas.
“Israel melakukan segala yang bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada karyawan atau warga sipil yang terluka selama operasi penting ini,” papar dia dalam pernyataan yang dirilis sehari setelah pertemuannya dengan para eksekutif AP.
Dia menyebut Hamas adalah organisasi teroris genosida yang tidak menghargai pers. “Mereka sengaja menempatkan mesin terornya di wilayah sipil, termasuk di kantor-kantor yang digunakan oleh media internasional,” papar dia.
Erdan mengatakan Israel "bersedia membantu" Associated Press dalam membangun kembali kantornya di Gaza, yang dikendalikan Hamas.
AP dan kelompok hak media internasional sebelumnya menyerukan penyelidikan independen atas tuduhan bahwa gedung Menara Jala itu digunakan Hamas.
Serangan udara Israel juga menghancurkan kantor Al Jazeera, jaringan televisi yang berbasis di Qatar yang sering membuat jengkel Israel dan negara-negara Arab dengan liputannya.
Dia mengaku tidak membayangkan karyawan AP mengetahui dugaan penggunaan gedung oleh Hamas.
“Israel melakukan segala yang bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada karyawan atau warga sipil yang terluka selama operasi penting ini,” papar dia dalam pernyataan yang dirilis sehari setelah pertemuannya dengan para eksekutif AP.
Dia menyebut Hamas adalah organisasi teroris genosida yang tidak menghargai pers. “Mereka sengaja menempatkan mesin terornya di wilayah sipil, termasuk di kantor-kantor yang digunakan oleh media internasional,” papar dia.
Erdan mengatakan Israel "bersedia membantu" Associated Press dalam membangun kembali kantornya di Gaza, yang dikendalikan Hamas.
AP dan kelompok hak media internasional sebelumnya menyerukan penyelidikan independen atas tuduhan bahwa gedung Menara Jala itu digunakan Hamas.
Serangan udara Israel juga menghancurkan kantor Al Jazeera, jaringan televisi yang berbasis di Qatar yang sering membuat jengkel Israel dan negara-negara Arab dengan liputannya.
Lihat Juga :