Selamat dari Bom Israel, Ulama Iran Pendiri Hizbullah Meninggal karena COVID-19

Selasa, 08 Juni 2021 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Lebanon, yang saat itu didominasi oleh Suriah, yang mengerahkan puluhan ribu tentara di sana, mendapati dirinya diserang oleh Israel pada tahun 1982 ketika Israel mengejar PLO di Lebanon.

Dukungan Iran mengalir ke komunitas Syiah Lebanon yang melawan Israel. Dari situlah terlahir kelompok militan baru yang disebut Hizbullah atau "Partai Tuhan".

Amerika Serikat (AS) menyalahkan Hizbullah atas pemboman Kedutaan Besar AS di Beirut tahun 1983 yang menewaskan 63 orang, serta pemboman di barak Marinir AS di Ibu Kota Lebanon yang menewaskan 241 tentara AS dan serangan lain yang menewaskan 58 pasukan terjun payung Prancis. Hizbullah dan Iran membantah terlibat.

“Pengadilan menemukan bahwa tidak diragukan lagi bahwa Hizbullah dan agen-agennya menerima dukungan material dan teknis besar-besaran dari pemerintah Iran,” tulis Hakim Distrik AS Royce Lamberth pada tahun 2003.

Sebuah obituari IRNA tentang Mohtashamipour hanya menggambarkannya sebagai "salah satu pendiri Hizbullah di Lebanon" dan menyalahkan Israel atas pemboman yang melukainya. Itu tidak membahas tuduhan AS tentang keterlibatannya dalam pemboman bunuh diri yang menargetkan orang Amerika.

Hizbullah, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Beirut, menyampaikan belasungkawa, memuji Mohtashamipour atas perannya dalam melayani revolusi dan dalam memberikan segala bentuk dukungan terhadap peluncuran perlawanan Islam di Lebanon dan perjuangan Palestina.

"Luka berdarah di tangan, wajah, dan dadanya sebagai akibat dari upaya pembunuhan adalah bukti posisi jihadnya yang besar, terutama pada tahap konflik dengan musuh Zionis," bunyi pernyataan Hizbullah, seperti dikutip AP, Selasa (8/6/2021).

Pada saat upaya pembunuhan terhadapnya, badan intelijen Israel Mossad telah menerima laporan persetujuan dari Perdana Menteri saat itu Yitzhak Shamir untuk mengejar Mohtashamipour. Hal itu diungkap dalam buku "Rise and Kill First", buku tentang pembunuhan oleh Israel yang ditulis oleh jurnalis Ronen Bergman.

"Israel memilih untuk mengirim bom yang disembunyikan di dalam sebuah buku yang digambarkan sebagai 'volume luar biasa dalam bahasa Inggris tentang tempat-tempat suci Syiah di Iran dan Irak' pada Hari Valentine tahun 1984," tulis Bergman.

Bom meledak ketika Mohtashamipour membuka buku itu, merobek tangan kanannya dan dua jari di tangan kirinya. Tapi dia selamat, kemudian menjadi menteri dalam negeri Iran serta menjabat sebagai anggota parlemen garis keras sebelum bergabung dengan kubu reformis pada 2009.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
4 Negara Pelindung Israel...
4 Negara Pelindung Israel dari Serangan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved