Hamas Klaim Mampu Hancurkan Tel Aviv Israel dengan 130 Rudal Per Menit
Senin, 07 Juni 2021 - 15:19 WIB
loading...
Yehya Sinwar, salah satu pemimpin Hamas yang paling diburu dalam perang 11 hari dengan Israel. Foto/REUTERS/Mohammed Salem
A
A
A
GAZA - Hamas, kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza, mengeklaim mampu menghancurkan Tel Aviv, Israel , dengan serangan 130 rudal setiap menit.
Klaim itu disampaikan salah satu pemimpin Hamas, Yehya Sinwar, di hadapan sekelompok mahasiswa dan akademisi di Gaza pada Sabtu pekan lalu.
Baca juga: Israel Siapkan Jet-jet Tempur Siluman F-35 untuk Serang Iran
"Tuhan telah menetapkan bahwa kami harus menyerang Tel Aviv, dan ada kemampuan lain yang belum kami ungkapkan," kata Sinwar, seraya menambahkan bahwa Hamas dan sekutunya dapat menghancurkan Tel Aviv dengan meluncurkan 130 rudal per menit ke kota itu.
Sekutu Hamas di Gaza adalah kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ). Kedua kelompok inilah yang terlibat perang berdarah 11 hari pada bulan lalu. Perang tersebut menewaskan ratusan warga Palestina di Gaza dan 12 orang di Israel.
Sinwar mengkritik negara-negara Arab yang menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel—Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko—, mengeklaim bahwa mereka mengabaikan Palestina dan menyebabkan apa yang dia gambarkan sebagai agresi Israel.
Sinwar melanjutkan dengan mengatakan bahwa Hamas hanya menggunakan "50 persen dari kekuatannya" dalam putaran terakhir pertempuran dengan Israel bulan lalu. Menurutnya, tujuan strategis dari perang itu adalah untuk menyatukan orang-orang di belakang Hamas.
“Israel telah gagal menghancurkan kemampuan kami untuk melawannya. Rencana mereka untuk membunuh sepuluh ribu pejuang gagal,” katanya.
Klaim itu disampaikan salah satu pemimpin Hamas, Yehya Sinwar, di hadapan sekelompok mahasiswa dan akademisi di Gaza pada Sabtu pekan lalu.
Baca juga: Israel Siapkan Jet-jet Tempur Siluman F-35 untuk Serang Iran
"Tuhan telah menetapkan bahwa kami harus menyerang Tel Aviv, dan ada kemampuan lain yang belum kami ungkapkan," kata Sinwar, seraya menambahkan bahwa Hamas dan sekutunya dapat menghancurkan Tel Aviv dengan meluncurkan 130 rudal per menit ke kota itu.
Sekutu Hamas di Gaza adalah kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ). Kedua kelompok inilah yang terlibat perang berdarah 11 hari pada bulan lalu. Perang tersebut menewaskan ratusan warga Palestina di Gaza dan 12 orang di Israel.
Sinwar mengkritik negara-negara Arab yang menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel—Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko—, mengeklaim bahwa mereka mengabaikan Palestina dan menyebabkan apa yang dia gambarkan sebagai agresi Israel.
Sinwar melanjutkan dengan mengatakan bahwa Hamas hanya menggunakan "50 persen dari kekuatannya" dalam putaran terakhir pertempuran dengan Israel bulan lalu. Menurutnya, tujuan strategis dari perang itu adalah untuk menyatukan orang-orang di belakang Hamas.
“Israel telah gagal menghancurkan kemampuan kami untuk melawannya. Rencana mereka untuk membunuh sepuluh ribu pejuang gagal,” katanya.
Lihat Juga :