PM Kanada Tuntut Gereja Katolik Minta Maaf Soal Penemuan 215 Kerangka Anak-anak Pribumi

Minggu, 06 Juni 2021 - 18:27 WIB
loading...
PM Kanada Tuntut Gereja...
Trudeau mendesak tindakan tersebut setelah ditemukannya 215 mayat anak-anak di kuburan tak bertanda di bekas sekolah asrama di Kamloops, British Columbia. Foto/REUTERS
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada , Justin Trudeau mengimbau umat Katolik Kanada untuk menuntut Gereja Katolik meminta maaf atas perannya di Sekolah Asrama Indian dan membuat catatan sekolah publik. Trudeau mendesak tindakan tersebut setelah ditemukannya 215 mayat anak-anak di kuburan tak bertanda di bekas sekolah tempat tinggal di Kamloops, British Columbia.

Gereja Katolik menjalankan sekolah tersebut dari tahun 1890 hingga tahun 1969. Ini adalah salah satu dari 139 sekolah semacam itu di Kanada. Baca juga: Mengerikan, Tulang-belulang 215 Anak Ditemukan di Sekolah Pribumi Kanada

Ini bukan pertama kalinya Trudeau meminta gereja dan Paus Fransiskus untuk meminta maaf, dan gereja juga menolak permintaan untuk mempublikasikan catatan sejarah sekolah asrama mereka.

"Sebagai seorang Katolik, saya sangat kecewa dengan keputusan yang diambil Gereja Katolik sekarang dan selama beberapa tahun terakhir. Kami masih melihat perlawanan dari gereja," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (6/6/2021).

“Saya pikir ini akan menjadi momen yang sangat penting bagi kita semua, khususnya umat Katolik di seluruh negeri, untuk menjangkau paroki-paroki lokal kita, untuk menjangkau para uskup, kardinal dan memperjelas bahwa kita mengharapkan gereja untuk melangkah, dan bertanggung jawab atas perannya dalam hal ini," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved