PM Kanada Tuntut Gereja Katolik Minta Maaf Soal Penemuan 215 Kerangka Anak-anak Pribumi

Minggu, 06 Juni 2021 - 18:27 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan, jika permintaan maaf dan membuat catatan publik tidak terjadi, dia mungkin harus mengambil langkah-langkah yang lebih kuat dan sebagai upaya terakhir yang akan mencakup pergi ke pengadilan.

"Sebelum kita harus mulai membawa Gereja Katolik ke pengadilan, saya sangat berharap para pemimpin agama akan memahami bahwa ini adalah sesuatu yang mereka butuhkan untuk berpartisipasi," katanya.

Ada sekitar 150 ribu anak Pribumi yang diambil dari keluarga dan dipaksa masuk sekolah mulai tahun 1820-an. Sejumlah besar menderita kekerasan fisik, psikologis dan seksual. Diperkirakan setidaknya 4.000 meninggal dan banyak yang terbaring di kuburan tak bertanda.

Tapi tangan pemerintah Kanada tidak sepenuhnya bersih ketika berbicara tentang catatan dari sekolah asrama. Antara tahun 1936 dan 1944, diperkirakan pemerintah menghancurkan sekitar 15 ton dokumen yang berkaitan dengan sekolah, termasuk sekitar 20 ribu dokumen Urusan Indian.

Gereja-gereja lain telah meminta maaf karena menjalankan beberapa sekolah semacam itu, termasuk Gereja Bersatu, Gereja Presbiterian dan Gereja Anglikan. Baca juga: Gerhana Matahari Cincin 10 Juni Ternyata Hanya Terlihat di Kanada dan Rusia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
Ribuan Rakyat Israel...
Ribuan Rakyat Israel Kembali Tuntut PM Netanyahu Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved