Oposisi Myanmar Hilang Kepercayaan Terhadap ASEAN

Sabtu, 05 Juni 2021 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Perserikatan Bangsa-Bangsa, negara-negara Barat dan China semuanya mendukung peran mediasi ASEAN, tetapi beberapa kekuatan Barat juga telah memberlakukan sanksi yang meningkat untuk menargetkan anggota junta dan kepentingan ekonomi mereka.

Dewan Penasihat Khusus untuk Myanmar, sekelompok pakar internasional independen, mengatakan sangat penting bahwa utusan ASEAN bertemu dengan semua pihak di negara itu, termasuk para pemimpin protes, NUG, anggota parlemen terpilih dan partai Suu Kyi.

Baca juga: Suu Kyi Muncul Pertama Kali di Pengadilan sejak Dikudeta Militer Myanmar

"Kegagalan untuk bertemu dengan semua pihak terkait berisiko memberikan legitimasi kepada junta dan merusak upaya besar dan pengorbanan yang dilakukan oleh rakyat Myanmar untuk melawan upaya kekerasan dan melanggar hukum junta untuk merebut kekuasaan," katanya.

Myanmar telah tenggelam dalam kekacauan sejak kudeta, dengan pemogokan di seluruh negeri, boikot dan aksi protes melumpuhkan ekonomi serta puluhan ribu orang terlantar akibat pertempuran sengit antara militer dan pemberontak etnis minoritas dan milisi yang baru dibentuk.

Setidaknya 845 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan dan lebih dari 4.500 dipenjara, menurut sebuah kelompok aktivis. Junta membantah angka-angka itu.

Peraih Nobel Suu Kyi, 75, termasuk di antara mereka yang ditahan, didakwa di dua pengadilan berbeda dengan pelanggaran mulai dari melanggar pembatasan virus corona dan mengimpor walkie-talkie secara ilegal hingga pelanggaran Undang-Undang Rahasia Resmi, yang dapat dihukum hingga 14 tahun penjara.

Pengacaranya menyuarakan keprihatinan dia tidak memiliki perwakilan hukum dalam kasus yang paling serius, yang juga termasuk penasihat ekonomi Australia, Sean Turnell, tetapi telah mendaftarkan semuanya sebagai mewakili diri mereka sendiri.

"Kami khawatir mereka tidak akan memiliki perwakilan hukum dan tidak akan ada transparansi," kata Khin Maung Zaw kepada Reuters.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved