Kapal Perang Iran Dilaporkan Menuju Venezuela, AS Keluarkan Peringatan Keras
Sabtu, 05 Juni 2021 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Pentagon itu juga menyusul pernyataan Dewan Keamanan Nasional AS yang dirilis Politico pada hari Rabu.
Politico pertama kali melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa kapal perang Makran menuju ke selatan di sepanjang pantai timur Afrika, kemungkinan menuju Venezuela. Laporan itu mengutip tiga pejabat AS.
Kapal perang tersebut dan kapal-kapal pengawalnya diperkirakan akan memasuki Atlantik selatan paling cepat hari Kamis lalu.
Amerika Serikat telah lama mengambil garis keras terhadap musuh asing yang mengirimkan perangkat keras militer ke Amerika Latin.
Baca juga: Viral, Jurnalis Radio Ini Wawancarai Live Pria saat Berhubungan Seks Dengannya
Iran sendiri telah memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Venezuela selama bertahun-tahun, tetapi langkah yang tampak adalah ujian pertama bagi Presiden Joe Biden, yang pemerintahannya mencari pemulihan hubungan dengan Teheran setelah bertahun-tahun permusuhan yang tegang di bawah mantan Presiden Donald Trump.
“Ini adalah situasi yang diwarisi oleh pemerintahan saat ini,” bunyi pernyataan Pentagon, yang menambahkan bahwa para pejabat AS sekarang bekerja untuk mencegahnya melalui diplomasi dan cara lain.
Politico pertama kali melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa kapal perang Makran menuju ke selatan di sepanjang pantai timur Afrika, kemungkinan menuju Venezuela. Laporan itu mengutip tiga pejabat AS.
Kapal perang tersebut dan kapal-kapal pengawalnya diperkirakan akan memasuki Atlantik selatan paling cepat hari Kamis lalu.
Amerika Serikat telah lama mengambil garis keras terhadap musuh asing yang mengirimkan perangkat keras militer ke Amerika Latin.
Baca juga: Viral, Jurnalis Radio Ini Wawancarai Live Pria saat Berhubungan Seks Dengannya
Iran sendiri telah memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Venezuela selama bertahun-tahun, tetapi langkah yang tampak adalah ujian pertama bagi Presiden Joe Biden, yang pemerintahannya mencari pemulihan hubungan dengan Teheran setelah bertahun-tahun permusuhan yang tegang di bawah mantan Presiden Donald Trump.
“Ini adalah situasi yang diwarisi oleh pemerintahan saat ini,” bunyi pernyataan Pentagon, yang menambahkan bahwa para pejabat AS sekarang bekerja untuk mencegahnya melalui diplomasi dan cara lain.
Lihat Juga :