Khamenei: Iran Ingin Tindakan, Bukan Janji Hidupkan Kesepakatan Nuklir

Jum'at, 04 Juni 2021 - 16:52 WIB
loading...
Khamenei: Iran Ingin...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei berpidato di Teheran, Iran. Foto/al arabiya
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Teheran menginginkan tindakan dan bukan janji dari enam kekuatan dunia untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

"Saya telah memberi tahu para perunding kami bahwa tindakan, bukan janji (oleh enam kekuatan), diperlukan untuk pemulihan kesepakatan nuklir," ujar Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi nasional Iran.

Teheran dan kekuatan global telah melakukan pembicaraan sejak awal April yang bertujuan mengembalikan Washington dan Teheran ke dalam kepatuhan penuh dengan kesepakatan nuklir 2015.

Baca juga: Kebakaran Hebat Kilang Minyak Iran Memasuki Hari Kedua

Mantan Presiden AS Donald Trump pada 2018 mengeluarkan AS dan kesepakatan itu lalu menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran.

Baca juga: Kebakaran Besar Melahap Kilang Minyak Dekat Teheran Iran

Sebagai reaksi terhadap sanksi, Teheran telah membangun kembali persediaan uranium yang diperkaya.

Baca juga: China Sebut AS sebagai Kekuatan Penyadap Nomor Satu di Dunia

Iran juga memperkaya uranium ke tingkat kemurnian fisil yang lebih tinggi dan memasang sentrifugal canggih untuk mempercepat produksi.

Sementara utusan Uni Eropa yang mengoordinasikan pembicaraan pada Rabu mengatakan dia yakin kesepakatan akan dicapai pada putaran berikutnya mulai pekan depan.

Para diplomat senior lainnya mengatakan keputusan paling sulit ada di depan.

Israel dan Arab Saudi sangat menentang jika AS kembali ke kesepakatan nuklir tersebut.

AS sejak era Trump menuntut Iran membuat negosiasi baru yang lebih luas untuk menghentikan aktivitas Teheran di negara-negara lain di kawasan dan membatasi program rudalnya.

Iran menolak upaya AS membuat kesepakatan baru terkait aktivitas internasional Teheran dan program rudalnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved