Jepang Salurkan Bantuan Hibah Darurat Rp143 Miliar ke Jalur Gaza

Jum'at, 04 Juni 2021 - 15:02 WIB
loading...
Jepang Salurkan Bantuan...
Jepang menyalurkan bantuan hibah darurat senilai Rp143 miliar ke Jalur Gaza, Palestina. Foto/Ilustrasi
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang Bantuan Hibah Darurat sebesar USD10 juta atau sekitar Rp143 miliar ke Jalur Gaza , Jumat (4/6/2021). Sebagaimana diketahui, bentrokan baru-baru ini antara Israel dan kelompok militan Palestina telah menyebabkan kerusakan besar.

"(Bantuan) ini akan memberikan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi seperti penyediaan makanan, pemindahan puing-puing, air dan sanitasi, serta perawatan medis dan kesehatan termasuk tindakan melawan COVID-19," kata Kementerian Luar Negeri Jepang di situsnya yang dipantau Sindonews.

Bantuan ini nantinya akan disalurkan melalui Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) sebesar USD5,3 juta, Program Pembangunan PBB (UNDP) senilai USD2,8 juta, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) USD1,7 juta, dan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) USD0,2 juta.

"Jepang akan terus memainkan peran aktif, termasuk dalam memberikan bantuan mendesak dan mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza, serta melanjutkan langkah-langkah membangun kepercayaan di antara pihak-pihak terkait menuju solusi dua negara terkait Proses Perdamaian Timur Tengah," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan adanya kebutuhan kesehatan yang mendesak di Gaza setelah konflik bulan lalu antara Israel dan Hamas. WHO menyebut, ratusan ribu warga Gaza membutuhkan perawatan kesehatan segera setelah perang 11 hari.

“WHO meningkatkan tanggapannya untuk memberikan bantuan kesehatan bagi hampir 200.000 orang yang membutuhkan di seluruh Wilayah Palestina yang diduduki (OPT), yang termasuk Tepi Barat," kata kantor regional Mediterania Timur WHO dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: WHO: 200 Ribu Warga Gaza Butuh Bantuan Kesehatan Pasca Perang 11 Hari

Perang, yang dihentikan oleh gencatan senjata pada 21 Mei, dipicu oleh protes dan bentrokan selama berminggu-minggu di Yerusalem atas pemolisian Israel atas situs suci dan upaya kelompok pemukim Yahudi Israel untuk mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.

Pertempuran pecah pada 10 Mei ketika Hamas meluncurkan rentetan roket ke Yerusalem.

Kelompok tersebut dan sekutunya, Jihad Islam Palestina (PIJ), telah menembakkan lebih dari 4.000 roket ke kota-kota Israel selama pertempuran dengan 3.000 lebih menyeberang ke negara Yahudi tersebut.

Sedangkan pesawat-pesawat tempur Israel menyerang sekitar 1.000 sasaran di Gaza. Lebih dari 250 orang tewas, sebagian besar dari mereka adalah warga Palestina yang tinggal di Gaza yang dikuasai Hamas, dan sebagian wilayah mengalami kerusakan parah.

Di Israel, 13 orang tewas termasuk seorang tentara militer.

Baca juga: Setelah Perang Berdarah 11 Hari, Hamas Ajak Israel Tukar Tawanan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved