Oposisi Israel Deklarasikan Pemerintahan Baru, Bersiap Gulingkan Netanyahu

Kamis, 03 Juni 2021 - 08:19 WIB
loading...
A A A
Sebuah sumber yang terlibat dalam pembicaraan koalisi mengatakan pemerintah baru yang diusulkan akan mencoba untuk mempertahankan konsensus dengan menghindari isu-isu ideologis yang panas seperti apakah akan mencaplok atau menyerahkan wilayah Tepi Barat yang diduduki yang diinginkan Palestina untuk sebuah negara.

Bennett mengatakan bahwa kedua belah pihak harus berkompromi pada isu-isu ideologis tersebut untuk mengembalikan negara ke jalurnya, dengan utang pemerintah sebesar 72,4% pada tahun 2020, naik dari 60% pada tahun 2019 dan defisit melonjak menjadi 11,6% pada tahun 2020 dari 3,7% pada tahun 2019.

“Ini adalah malam harapan besar,” Gantz, yang akan tetap menjabat di bawah perjanjian koalisi, mengatakan di Twitter saat ia memulai perjalanan ke Washington setelah 11 hari pertempuran sengit dengan militan di Gaza bulan lalu dan di tengah tekanan bahwa kekuatan dunia akan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran.

Berakhirnya masa jabatan Netanyahu dapat membawa penangguhan hukuman dari gejolak politik domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Israel telah mengadakan empat pemilu dalam dua tahun - tetapi perubahan besar dalam kebijakan luar negeri Israel tampaknya lebih kecil kemungkinannya.

Setelah pengumuman Lapid, beberapa lusin aktivis dari gerakan protes terhadap Netanyahu bersorak sorai.

Baca juga: Israel: Kami Berhasil Tembus 'Jantung' Iran

"Dia sudah selesai, dia sudah selesai, yalla Bibi, pergi," teriak mereka di luar sebuah bar di Tel Aviv, merujuk pada Netanyahu dengan nama panggilannya.

“Kami berharap perubahan ini untuk masa depan yang lebih baik untuk negara bagian yang indah ini,” kata mahasiswa berusia 27 tahun Eran Margalit.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved