Oposisi Israel Deklarasikan Pemerintahan Baru, Bersiap Gulingkan Netanyahu

Kamis, 03 Juni 2021 - 08:19 WIB
loading...
Oposisi Israel Deklarasikan...
Oposisi Israel deklarasikan pemerintahan baru, bersiap untuk menggulingkan Benjamin Netanyahu. Foto/DW
A A A
TEL AVIV - Pemimpin oposisi Israel semakin dekat untuk menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ketika secara resmi mengatakan kepada presiden negara itu bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan sekutu politiknya untuk membentuk pemerintahan baru.

"Saya merasa terhormat untuk memberi tahu Anda bahwa saya telah berhasil membentuk pemerintahan," kata Yair Lapid kepada Presiden Reuven Rivlin dalam email seperti dikutip dari Reuters, Kamis (3/6/2021).

Pemberitahuan itu diberikan sekitar 35 menit sebelum batas waktu yang ditetapkan pada Rabu tengah malam

Rivlin, yang menghadiri final piala sepak bola Israel pada saat itu, memberi selamat kepada Lapid melalui telepon, menurut kantornya.

Mitra utama Lapid adalah kelompok nasionalis Naftali Bennett, yang akan menjabat sebagai perdana menteri pertama di bawah rotasi antara kedua pria tersebut. Lapid (57) mantan pembawa acara TV dan menteri keuangan, akan mengambil alih setelah sekitar dua tahun.

Baca juga: Kubu Oposisi Israel Bersatu Ingin Gulingkan Netanyahu

Pemerintahan koalisi mereka akan terdiri dari partai-partai kecil dan menengah dari seluruh spektrum politik, termasuk untuk pertama kalinya dalam sejarah Israel sebuah partai yang mewakili 21% minoritas Arab Israel - The United Arab List.

Koalisi ini juga akan mencakup partai kanan Yamina pimpinan Bennett, kiri-tengah Biru dan Putih dipimpin oleh Menteri Pertahanan Benny Gantz, partai sayap kiri Meretz dan Buruh, partai nasionalis Yisrael Beitenu mantan menteri pertahanan Avigdor Lieberman dan New Hope, sebuah partai sayap kanan yang dipimpin oleh mantan menteri pendidikan Gideon Saar, yang memisahkan diri dari Partai Likud-nya Netanyahu.

Pemerintahan baru yang diharapkan akan dilantik dalam waktu sekitar 10-12 hari ke depan sangat rapuh karena hanya unggul tipis di parlemen. Kondisi ini menyisakan ruang bagi kubu Netanyahu untuk dan membatalkannya dengan menyerahkan anggota parlemen ke pihak mereka dan memberikan suara menentangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved