AS Sumbang Palestina Rp1 Triliun, Konsulat AS Buka Lagi di Yerusalem
Rabu, 26 Mei 2021 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Trump menggabungkan konsulat dengan Kedutaan Besar AS di Israel pada 2019, dua tahun setelah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kemudian memindahkan kedutaan ke sana dari Tel Aviv.
Baca juga: Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang
Tindakan itu melanggar kebijakan lama AS dan membuat marah warga Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan.
Israel menganggap seluruh Yerusalem, termasuk sektor timur yang direbutnya dalam Perang Timur Tengah 1967 dan dianeksasi dalam tindakan yang tidak diakui secara internasional, sebagai ibu kotanya yang tidak terbagi.
Biden tidak memiliki rencana membatalkan relokasi kedutaan tetapi telah pindah pada bulan-bulan awal masa jabatannya untuk memperbaiki hubungan dengan Palestina.
Pada April, Biden mengembalikan ratusan juta dolar bantuan Palestina yang dipotong Trump.
Baca juga: Software Deteksi Emosi AI Dites pada Etnis Uighur di Xinjiang
Tindakan itu melanggar kebijakan lama AS dan membuat marah warga Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan.
Israel menganggap seluruh Yerusalem, termasuk sektor timur yang direbutnya dalam Perang Timur Tengah 1967 dan dianeksasi dalam tindakan yang tidak diakui secara internasional, sebagai ibu kotanya yang tidak terbagi.
Biden tidak memiliki rencana membatalkan relokasi kedutaan tetapi telah pindah pada bulan-bulan awal masa jabatannya untuk memperbaiki hubungan dengan Palestina.
Pada April, Biden mengembalikan ratusan juta dolar bantuan Palestina yang dipotong Trump.
Lihat Juga :