Beredar Foto Sosok Mirip Putri Latifa Nongkrong di Mal Dubai
Minggu, 23 Mei 2021 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Kabar sang putri belum terdengar sejak pertengahan Februari, ketika dia merekam video yang dibagikan dengan media di mana dia mengatakan ditahan sebagai sandera dan sejak itu keselamatannya menjadi perhatian. Dia tidak terlihat di depan umum sejak akhir 2018.
"Ini menunjukkan bahwa UEA bermaksud untuk memungkinkan Latifa kembali ke kehidupan publik seperti yang disebutkan dalam pernyataan terakhir mereka," kata Radha Stirling, pendiri kelompok hak asasi Detained di Dubai.
“UEA telah menolak permintaan media langsung dan mengabaikan permohonan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Maktoum melihat banyak orang yang menyerukan pembebasan Latifa sebagai kepentingan diri sendiri dan dalam beberapa kasus, penjahat yang sebenarnya dihukum. Mereka tidak akan mengirim Latifa ke tangan orang-orang yang mungkin menggunakan dan memanipulasinya, dan mereka tidak ingin melihatnya sebagai saksi yang merugikan dalam drama ruang sidang Inggris seputar Putri Haya," tuturnya seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (23/5/2021).
Baca juga: Baca juga: Putri Penguasa Dubai Kirim Pesan Rahasia, Mengaku Ditahan di Vila
Putri Latifa menyita perhatian dunia sejak upayanya melarikan diri dari ayahnya dengan melintasi Samudra Hindia. Latifa yang kini berusia 35 tahun melarikan diri dari Dubai pada awal 2018, menuduh ayahnya, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum, melakukan pelecehan selama bertahun-tahun.
Dia dan seorang temannya berangkat ke Oman dengan mobil, kemudian menggunakan jetski melaju menuju kapal pesiar Nostromo dan berlayar melintasi Samudra Hindia ke Goa.
"Ini menunjukkan bahwa UEA bermaksud untuk memungkinkan Latifa kembali ke kehidupan publik seperti yang disebutkan dalam pernyataan terakhir mereka," kata Radha Stirling, pendiri kelompok hak asasi Detained di Dubai.
“UEA telah menolak permintaan media langsung dan mengabaikan permohonan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Maktoum melihat banyak orang yang menyerukan pembebasan Latifa sebagai kepentingan diri sendiri dan dalam beberapa kasus, penjahat yang sebenarnya dihukum. Mereka tidak akan mengirim Latifa ke tangan orang-orang yang mungkin menggunakan dan memanipulasinya, dan mereka tidak ingin melihatnya sebagai saksi yang merugikan dalam drama ruang sidang Inggris seputar Putri Haya," tuturnya seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (23/5/2021).
Baca juga: Baca juga: Putri Penguasa Dubai Kirim Pesan Rahasia, Mengaku Ditahan di Vila
Putri Latifa menyita perhatian dunia sejak upayanya melarikan diri dari ayahnya dengan melintasi Samudra Hindia. Latifa yang kini berusia 35 tahun melarikan diri dari Dubai pada awal 2018, menuduh ayahnya, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum, melakukan pelecehan selama bertahun-tahun.
Dia dan seorang temannya berangkat ke Oman dengan mobil, kemudian menggunakan jetski melaju menuju kapal pesiar Nostromo dan berlayar melintasi Samudra Hindia ke Goa.
Lihat Juga :