Pandemi Covid-19 Tekan Angka Kriminalitas di Dunia
Senin, 20 April 2020 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan di antara daerah yang memiliki tingkat kekerasan tertinggi di luar zona perang, lebih sedikit orang terbunuh dan lebih sedikit perampokan terjadi. Di seluruh Amerika Latin, kejahatan turun ke level yang tak terlihat dalam beberapa dekade.
"Aksi pembunuhan sedang turun, dan para gangster itu tidak banyak melecehkan. Saya pikir mereka takut terkena virus, dan mereka tidak akan keluar," kata Eduardo Perdomo, seorang pekerja konstruksi berusia 47 tahun di San Salvador.
El Salvador melaporkan rata-rata dua pembunuhan dalam sehari pada bulan lalu, turun dari angka tertingginya yakni 600 dalam sehari beberapa tahun lalu. Sebagian besar penurunan terjadi karena kebijakan keamanan yang lebih ketat dan gencatan senjata antar geng.
Di Afrika Selatan, polisi melaporkan penurunan yang menakjubkan selama minggu pertama tindakan penguncian. Menteri Kepolisian Afrika Selatan, Bheki Cele mengatakan angka perkosaan turun dari 700 menjadi 101 selama periode yang sama tahun lalu. Kasus-kasus serangan serius merosot dari 2.673 menjadi 456 dan pembunuhan turun dari 326 menjadi 94.
"Aksi pembunuhan sedang turun, dan para gangster itu tidak banyak melecehkan. Saya pikir mereka takut terkena virus, dan mereka tidak akan keluar," kata Eduardo Perdomo, seorang pekerja konstruksi berusia 47 tahun di San Salvador.
El Salvador melaporkan rata-rata dua pembunuhan dalam sehari pada bulan lalu, turun dari angka tertingginya yakni 600 dalam sehari beberapa tahun lalu. Sebagian besar penurunan terjadi karena kebijakan keamanan yang lebih ketat dan gencatan senjata antar geng.
Di Afrika Selatan, polisi melaporkan penurunan yang menakjubkan selama minggu pertama tindakan penguncian. Menteri Kepolisian Afrika Selatan, Bheki Cele mengatakan angka perkosaan turun dari 700 menjadi 101 selama periode yang sama tahun lalu. Kasus-kasus serangan serius merosot dari 2.673 menjadi 456 dan pembunuhan turun dari 326 menjadi 94.
(esn)
Lihat Juga :