Rusia Siap Gelar Perundingan Langsung Palestina dan Israel

Selasa, 18 Mei 2021 - 03:32 WIB
loading...
Rusia Siap Gelar Perundingan...
Menlu Rusia Sergey Lavrov. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia siap mengatur perundingan langsung Palestina dan Israel untuk mengurangi ketegangan yang meningkat antara kedua belah pihak.

Tawaran itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow pada Senin (17/5).

Berpidato dalam konferensi pers di Moskow setelah pertemuan dengan Menlu Sierra Leone David John Francis, Sergey Lavrov meminta Israel dan Palestina untuk berhenti berperang.

Baca juga: Serangan Brutal Israel Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

“Untuk negosiasi langsung, dan hanya melalui mereka kita dapat menyetujui pembentukan negara Palestina yang akan hidup damai dan aman, sesuai keputusan Dewan Keamanan PBB, berdampingan dengan Israel dan negara-negara lain di kawasan, agar perundingan seperti itu dimulai, kekerasan di semua sisi perlu dihentikan," ujar dia.

Baca juga: Palang Merah: Serangan Israel Hambat Upaya Bantu Warga Sipil di Gaza

Lavrov ingat bahwa resolusi PBB tentang masalah Palestina memberikan solusi dua negara untuk masalah Palestina, status quo pada tempat-tempat suci Yerusalem, dan dengan tegas melarang kegiatan ilegal Israel.

Baca juga: OKI Sebut Zionis Biadab, Negara Arab yang Normalisasi dengan Israel Dikecam

"Kami mengutuk serangan dari kedua belah pihak, yang menargetkan daerah pemukiman. Serangan terhadap sasaran sipil tidak dapat diterima," tegas Lavrov.

Dia juga mengutuk kegiatan permukiman Israel, dengan mengatakan, "Ini mengambil bentuk ekstrim seperti mengusir orang ke jalan."

“Kami percaya komunitas internasional tidak boleh acuh tak acuh dengan apa yang sedang terjadi. Ada kuartet (di Timur Tengah) mediator internasional yang secara langsung berkewajiban memberikan kontribusi untuk solusi masalah Palestina," ujar dia.

Dia menambahkan, “Dewan Keamanan PBB mengirimkan semua sinyal yang diperlukan setelah pertemuan hari Minggu, dan sekarang semuanya tergantung pada kemampuan para pihak untuk bernegosiasi dan niat baik mereka."

"Kami akan membantu mereka menemukan kesepakatan untuk menenangkan fase konflik yang sangat panas saat ini dan untuk memulai negosiasi secepat mungkin," tutur dia.

Francis mengatakan, “Sierra Leone menganggap perdamaian yang dapat diandalkan dan abadi untuk masalah Palestina hanya mungkin melalui negosiasi politik dan pembentukan dua negara.”

"Seharusnya dua negara, Israel dan Palestina, yang hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan, itulah posisi kami," papar dia.

Militer Israel terus melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sejak 10 Mei, menewaskan 200 warga Palestina termasuk wanita dan anak-anak, dan meninggalkan jejak kehancuran besar-besaran.

Kantor media dan pusat kesehatan termasuk di antara struktur yang ditargetkan Israel dalam serangan brutal tersebut.

Dunia hanya dapat mengecam melihat agresi Israel terhadap warga sipil Palestina. Hingga saat ini tak ada sanksi yang diterapkan pada rezim Zionis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berita Terkini
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved