Palang Merah: Serangan Israel Hambat Upaya Bantu Warga Sipil di Gaza

Senin, 17 Mei 2021 - 13:45 WIB
loading...
Palang Merah: Serangan...
Pengeboman Israel di Gaza mencegah Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan organisasi lain membantu warga sipil yang terluka atau terkena dampak serangan udara. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Pengeboman Israel di Gaza mencegah Komite Palang Merah Internasional(ICRC) dan organisasi lain membantu warga sipil yang terluka atau terkena dampak serangan udara. Hal itu diungkapkan oleh ICRC.

“Bagi orang-orang di Gaza, akses ke rumah sakit dan infrastruktur penting lainnya menjadi sangat rumit karena serangan udara yang terus-menerus, dan kerusakan besar pada jalan dan bangunan,” kata Direktur Jenderal ICRC, Robert Mardini.

Warga dan jurnalis melaporkan bahwa beberapa bangunan dan jalan utama menuju rumah sakit Shifa, salah satu rumah sakit terbesar di Gaza telah hancur. Baca juga: Israel Sasar Perempuan dan Anak, Legislator PKS: Ini Kejahatan Kemanusiaan!

Rumah sakit Shifa telah berperan penting dalam merawat puluhan warga sipil yang terluka selama serangan Israel di kota yang diblokade itu.

“Aktor di lapangan harus menghentikan siklus kekerasan ini. Aturannya sangat jelas bahwa warga sipil harus dilindungi setiap saat. Sayangnya, hal itu tidak terjadi hari ini," ucap Mardini, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (17/5/2021).

"Arus pemboman yang terus menerus juga mencegah ICRC dan organisasi kemanusiaan lainnya untuk dapat membantu mereka yang terkena dampak dan membutuhkan di Gaza," sambungnya. Baca juga: Aksi Bela Palestina, Massa di Surabaya Injak-injak Bendera Israel

Total sebanyak 192 orang tewas di Gaza sejak konflik antara Hamas dan Israel meningkat pada pekan lalu. Sedangkan di Israel 10 orang tewas termasuk seorang tentara militer, sejak perang pecah.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved