UE Minta Rusia Revisi Keputusan Soal Daftar Negara Tidak Bersahabat

Minggu, 16 Mei 2021 - 11:46 WIB
loading...
UE Minta Rusia Revisi...
Uni Eropa (UE) telah meminta Rusia untuk merevisi keputusannya mengenai daftar negara tidak bersahabat. Foto/Ist
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) telah meminta Rusiauntuk merevisi keputusannya mengenai daftar negara tidak bersahabat. Brussels menuturkan, hal ini bisa membuat hubungan UE dan Rusia semakin buruk.

"Kami menyerukan kepada Rusia untuk meninjau kembali keputusannya, untuk menghindari kerusakan lebih lanjut dari hubungan kami yang sudah di bawah tekanan," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Josep Borrell.

"UE akan terus mengoordinasikan posisinya dengan mitranya," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (16/5/2021). Baca juga: Ceko Minta Negara UE Turut Usir Diplomat Rusia

Borrell menuturkan, UE menyesalkan publikasi langkah-langkah dalam menanggapi "Tindakan Tidak Ramah Negara Asing dan mengecam tuduhan tindakan tidak bersahabat sebagai tidak berdasar.

Kabinet Rusia pada hari Jumat menyetujui daftar negara yang tidak bersahabat dengan Rusia, daftar tersebut mencakup dua negara yakni Amerika Serikat(AS) dan Republik Ceko. Baca juga: Cadangan Minyak Rusia Habis 59 Tahun Lagi, Bagaimana dengan RI?

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow tidak akan sembarangan menambahkan negara ke dalam daftar negara yang tidak bersahabat. Dia menjelaskan bahwa setiap keputusan akan didahului dengan analisis menyeluruh.

Lavrov mengatakan, daftar yang telah disusun dapat direvisi seiring waktu."Ini bukan daftar mati, akan, tentu saja, direvisi seiring dengan berkembangnya hubungan dengan masing-masing negara bagian," kata Lavrov.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved