alexametrics

AS Desak WHO Segera Lakukan Penyelidikan Pandemi Covid-19

loading...
AS Desak WHO Segera Lakukan Penyelidikan Pandemi Covid-19
AS mendesak WHO untuk segera melakukan penyelidikan pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JENEWA - Amerika Serikat (AS) mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mulai melakukan penyelidikan independen pandemi Covid-19. Desakan ini muncul di saat pemerintahan Trump berulang kali mengkritik badan tersebut dan mengancam akan memotong pendanaan bagi organisasi itu.

Laksamana Brett Giroir, asisten menteri di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, mengirim surat ke pertemuan dewan eksekutif badan kesehatan PBB itu pada hari Jumat (22/5/2020). Dalam suratnya ia mengatakan AS percaya WHO dapat "segera memulai" persiapan seperti menyatukan ahli kesehatan independen dan menyiapkan pedoman untuk ulasan.

"Tinjauan ini akan memastikan kami memiliki pemahaman yang lengkap dan transparan tentang sumber, waktu kejadian, dan proses pengambilan keputusan atas respon WHO terhadap pandemi Covid-19," tulis Giroir, seperti dikutip dari AP.



Giroir merupakan salah satu dari 34 anggota dewan internasional. Ia sendiri tidak berpartisipasi dalam pertemuan "virtual" pertama dewan.

Giroir menyinggung resolusi yang disahkan pada Selasa oleh majelis WHO yang menyerukan kepada Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk meluncurkan "evaluasi komprehensif" dari respons internasional yang terkoordinasi WHO untuk wabah pada saat yang tepat paling awal. (Baca: WHO Setuju Lakukan Investigasi Covid-19)

"Sebagaimana Presiden Trump baru saja jelaskan dalam suratnya 18 Mei kepada Direktur Jenderal Tedros, tidak ada waktu untuk memulai reformasi yang diperlukan untuk memastikan pandemi semacam itu tidak pernah terjadi lagi," tambah Giroir.

"Kami memuji seruan untuk penyelidikan yang tidak memihak, independen, dan komprehensif, untuk dilakukan melalui konsultasi dengan negara-negara anggota, dan mendesak agar pekerjaan dimulai sekarang," imbuhnya.

Giroir, dalam pernyataannya dengan nada yang lebih diplomatis, mengatakan AS "didorong" oleh tinjauan awal oleh Komite Pengawasan dan Penasihat Independen WHO selama periode Januari hingga April.

"Kami selanjutnya menghargai mandat yang diberikan kepada WHO dalam resolusi untuk menyelidiki asal-usul (coronavirus), dan kami yakin bahwa para peneliti dan praktisi medis di seluruh dunia akan diberdayakan dalam pengejaran vaksin dan tindakan pencegahan lainnya melalui pengetahuan ini," tulis Giroir.

Meski begitu, Giroir memberi sinyal kapan hasil penyelidikan itu harus dibahas. Menurutnya hasil penyelidikan Covid-19 harus dibahas saat pertemuan dewan WHO pada musim gugur mendatang.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump memperingatkan dia akan membekukan sementara kucuran dana AS untuk WHO kecuali jika itu berkomitmen untuk "perbaikan substantif" dalam 30 hari ke depan. (Baca: Trump Ultimatum WHO 30 Hari: Perbaiki Diri atau AS Hengkang!)

Trump telah berulang kali mengkritik WHO karena respon badan itu diawal-awal pandemi dan memuji cara China menanggulangi wabah, di saat responnya sendiri terhadap wabah di AS - yang terbesar di dunia - telah mendapat kecaman.
(ber)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak