Tsunami Covid-19 di India, 4.205 Orang Meninggal dalam 24 Jam

Rabu, 12 Mei 2021 - 17:34 WIB
loading...
Tsunami Covid-19 di...
India kembali mencatat rekor kematian akibat Covid-19 dalam sehari dengan jumlah mencapai 4.205 jiwa. Foto/Dawn
A A A
NEW DELHI - Tsunami Covid-19 di India belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sebaliknya, situasi yang telah memporak porandakan sistem kesehatan di negara itu juga belum menujukkan puncaknya.

Terbaru, kematian akibat virus Corona baru di negara Asia Selatan itu telah melampaui seperempat juta pada hari Rabu (12/5/2021) dalam 24 jam terakhir atau paling mematikan sejak pandemi dimulai, ketika penyakit itu mengamuk di pedesaan, membebani sistem perawatan kesehatan pedesaan yang rapuh.

Didorong oleh varian yang sangat menular, gelombang kedua meletus pada bulan Februari membanjiri rumah sakit dan staf medis, serta krematorium dan kamar mayat. Para ahli masih belum bisa memastikan kapan angka tersebut akan mencapai puncaknya.



Dikutip dari Reuters, kematian membengkak dengan rekor 4.205 sementara infeksi naik 348.421 dalam 24 jam hingga Rabu ini, membawa penghitungan melewati angka 23 juta, data kementerian kesehatan menunjukkan. Namun, para ahli yakin angka sebenarnya bisa lima hingga 10 kali lebih tinggi.

Infeksi harian meningkat di pedesaan dibandingkan dengan kota-kota besar, di mana mereka telah melambat setelah lonjakan bulan lalu, kata para ahli.

Lebih dari setengah kasus minggu ini di negara bagian barat Maharashtra terjadi di daerah pedesaan, naik dari sepertiga bulan lalu. Pangsa itu hampir dua pertiga di negara bagian Uttar Pradesh yang paling padat penduduknya, dan terutama pedesaan, menurut data pemerintah.

Timbunan kayu pemakaman telah berkobar di tempat parkir kota, dan banyak mayat terdampar di tepi sungai suci Gangga, dibenamkan oleh kerabat yang melucutinya dari kayu yang dibutuhkan untuk kremasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved