Darurat COVID Spanyol Berakhir, Jalan Dipenuhi Orang Pesta dan Ciuman
Senin, 10 Mei 2021 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang saatnya memberi kami sedikit kebebasan untuk menikmati sedikit musim panas," katanya seperti dikutip The Mirror, Senin (10/5/2021).
"Sudah waktunya mereka membiarkan kami keluar," kata pekerja toko Andreu Pujol, 25, juga di sebuah pantai di Barcelona.
"Meski begitu, saya masih sangat tidak senang dengan penanganan (pandemi). Anda dapat melihat bahwa di negara ini yang mereka lakukan hanyalah membuat segalanya sambil berjalan," ujarnya.
Tetapi di Basque—wilayah otonomi di Spanyol—, di mana pihak berwenang telah meminta untuk memberlakukan jam malam tetapi ditolak oleh pengadilan minggu lalu, beberapa penduduk setempat tidak begitu bersemangat.
"Sangat buruk tidak ada keadaan darurat," kata Asun Lasa, yang berjalan di sepanjang tepi laut San Sebastian, hari Minggu.
"Orang ingin keluar tetapi situasinya belum siap untuk itu."
Wilayah Basque telah melihat tingkat infeksi tertinggi di Spanyol, yakni 448 per 100.000 jiwa dibandingkan dengan angka rata-rata nasional yakni 199.
"Sudah waktunya mereka membiarkan kami keluar," kata pekerja toko Andreu Pujol, 25, juga di sebuah pantai di Barcelona.
"Meski begitu, saya masih sangat tidak senang dengan penanganan (pandemi). Anda dapat melihat bahwa di negara ini yang mereka lakukan hanyalah membuat segalanya sambil berjalan," ujarnya.
Tetapi di Basque—wilayah otonomi di Spanyol—, di mana pihak berwenang telah meminta untuk memberlakukan jam malam tetapi ditolak oleh pengadilan minggu lalu, beberapa penduduk setempat tidak begitu bersemangat.
"Sangat buruk tidak ada keadaan darurat," kata Asun Lasa, yang berjalan di sepanjang tepi laut San Sebastian, hari Minggu.
"Orang ingin keluar tetapi situasinya belum siap untuk itu."
Wilayah Basque telah melihat tingkat infeksi tertinggi di Spanyol, yakni 448 per 100.000 jiwa dibandingkan dengan angka rata-rata nasional yakni 199.
Lihat Juga :