Puing Roket China Melayang Liar di Atas Selandia Baru, Indonesia Perlu Waspada
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhir April, pihak berwenang di kota Shiyan, provinsi Hubei, mengeluarkan pemberitahuan kepada warga di sekitar wilayah tersebut untuk mempersiapkan evakuasi karena bagian-bagian roket diperkirakan akan mendarat di daerah tersebut.
“Re-entry Long March 5B tidak biasa karena selama peluncuran, tahap pertama roket mencapai kecepatan orbit alih-alih jatuh ke bawah seperti yang biasa dilakukan,” ungkap Aerospace Corporation dalam posting blog.
"Badan roket kosong sekarang berada dalam orbit elips mengelilingi Bumi di mana puing diseret ke jalur masuk kembali yang tidak terkendali," papar Aerospace Corporation.
Tahap inti kosong telah kehilangan ketinggian sejak pekan lalu, tetapi kecepatan peluruhan orbitnya tetap tidak pasti karena berbagai variabel atmosfer yang tidak dapat diprediksi.
Ini adalah salah satu puing luar angkasa terbesar yang masuk kembali ke Bumi, dengan berat 18 ton.
Tahap inti dari Long March 5B pertama yang kembali ke Bumi tahun lalu memiliki berat hampir 20 ton, hanya dilampaui oleh puing-puing dari pesawat ulang-alik Columbia pada 2003, stasiun luar angkasa Salyut 7 Uni Soviet pada 1991, dan Skylab NASA pada 1979.
“Re-entry Long March 5B tidak biasa karena selama peluncuran, tahap pertama roket mencapai kecepatan orbit alih-alih jatuh ke bawah seperti yang biasa dilakukan,” ungkap Aerospace Corporation dalam posting blog.
"Badan roket kosong sekarang berada dalam orbit elips mengelilingi Bumi di mana puing diseret ke jalur masuk kembali yang tidak terkendali," papar Aerospace Corporation.
Tahap inti kosong telah kehilangan ketinggian sejak pekan lalu, tetapi kecepatan peluruhan orbitnya tetap tidak pasti karena berbagai variabel atmosfer yang tidak dapat diprediksi.
Ini adalah salah satu puing luar angkasa terbesar yang masuk kembali ke Bumi, dengan berat 18 ton.
Tahap inti dari Long March 5B pertama yang kembali ke Bumi tahun lalu memiliki berat hampir 20 ton, hanya dilampaui oleh puing-puing dari pesawat ulang-alik Columbia pada 2003, stasiun luar angkasa Salyut 7 Uni Soviet pada 1991, dan Skylab NASA pada 1979.
(sya)
Lihat Juga :