Presiden Irak Akui Jadi Tuan Rumah Perundingan Arab Saudi dan Iran
Jum'at, 07 Mei 2021 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Papan Reklame Khomeini dan Soleimani Dirobohkan, Warga Baghdad Bersuka Cita
Pada Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengumumkan bahwa Republik Islam siap mengadakan perundingan dengan Riyadh "di tingkat apa pun dan dalam bentuk apa pun".
Sikap Iran itu menyusul pernyataan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam wawancara bahwa kerajaan ingin membangun hubungan "baik" dengan Iran sebagai negara tetangga.
Iran dan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik pada 2016 setelah Riyadh mengeksekusi ulama dan aktivis Syiah terkemuka, Nimr Baqir Al-Nimr yang memicu protes, baik di dalam negeri di kota provinsi timur Qatif dan di Iran di mana massa menggeledah dan membakar Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran.
Kedua negara juga terlibat beberapa perang proksi di kawasan dengan persaingan yang didasarkan pada ideologi sektarian dan motif geopolitik.
Pada Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengumumkan bahwa Republik Islam siap mengadakan perundingan dengan Riyadh "di tingkat apa pun dan dalam bentuk apa pun".
Sikap Iran itu menyusul pernyataan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam wawancara bahwa kerajaan ingin membangun hubungan "baik" dengan Iran sebagai negara tetangga.
Iran dan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik pada 2016 setelah Riyadh mengeksekusi ulama dan aktivis Syiah terkemuka, Nimr Baqir Al-Nimr yang memicu protes, baik di dalam negeri di kota provinsi timur Qatif dan di Iran di mana massa menggeledah dan membakar Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran.
Kedua negara juga terlibat beberapa perang proksi di kawasan dengan persaingan yang didasarkan pada ideologi sektarian dan motif geopolitik.
(sya)
Lihat Juga :