Netanyahu akan Minggir dari Jabatan Perdana Menteri selama Setahun

Selasa, 04 Mei 2021 - 02:03 WIB
loading...
A A A
Bagi Netanyahu, mengamankan koalisi berarti mencapai kesepakatan di antara kubu sayap kanan termasuk Bennett, partai-partai Yahudi ultra-Ortodoks, dan juga Partai Raam Islam konservatif.

Netanyahu, perdana menteri terlama Israel dan yang pertama didakwa pengadilan saat menjabat, telah menjadi sosok yang sangat memecah belah.

Pria berusia 71 tahun itu mengatakan dia akan mundur sementara jika itu membantu sayap kanan mempertahankan kekuasaan.

"Untuk mencegah pemerintah sayap kiri, saya memberi tahu Naftali Bennett bahwa saya bersedia menerima permintaannya untuk kesepakatan rotasi di mana dia akan menjadi perdana menteri pertama selama setahun," papar Netanyahu.

Dukungan dari Partai Yamina yang dipimpin Bennett, yang mengontrol tujuh kursi parlemen, akan membuat blok sayap kanan mendekati mayoritas 61 kursi tetapi tidak akan menjamin koalisi yang stabil.

Salah satu faktor yang masih perlu ditangani untuk membentuk mayoritas seperti itu adalah Zionisme Relijius, kelompok sayap kanan, telah bersumpah tidak duduk dalam pemerintahan yang dibentuk dengan dukungan Partai Raam, karena ideologi pro-Palestina dari partai Arab itu.

Berbicara dengan para pendukung Yamina, Bennett mengatakan dia "tidak mengerti" proposal Netanyahu.

“Saya tidak meminta Netanyahu menjadi perdana menteri. Saya memintanya untuk membentuk pemerintahan, yang sayangnya tidak bisa dia lakukan,” ungkap Bennett.

Mantan pengusaha teknologi multi-jutawan itu mengatakan dia tetap berkomitmen secara ideologis pada sayap kanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved