Seorang Paramedis Gay Dibakar Hidup-hidup dalam Serangan Homofobia
Senin, 03 Mei 2021 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi European Pride Organisers Association (EPOA) mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa Normunds telah meninggal dengan tragis.
"Normunds Kindzulis, korban serangan pembakaran homofobia di Latvia minggu lalu, telah menyerah pada luka-lukanya," tulis EPOA di Twitter.
"Belasungkawa kami yang terdalam untuk pasangan dan keluarganya, dan untuk semua komunitas kami di Latvia," paparnya.
Polisi setempat awalnya menolak untuk membuka penyelidikan. Menurut laporan Euractiv, polisi awalnya tidak mengesampingkan dugaan bahwa korban bunuh diri.
Namun, investigasi sekarang telah diluncurkan terhadap kematian paramedis gay tersebut.
"Membawa seseorang ke ambang bunuh diri juga merupakan kejahatan," kata petugas polisi Andrejs Grishins.
Korban dilaporkan menghadapi ancaman pembunuhan yang dimotivasi oleh homofobia di Riga sebelum mengungsi di kota Tukums yang tenang, di mana dia telah diserang secara fisik setidaknya empat kali.
"Normunds Kindzulis, korban serangan pembakaran homofobia di Latvia minggu lalu, telah menyerah pada luka-lukanya," tulis EPOA di Twitter.
"Belasungkawa kami yang terdalam untuk pasangan dan keluarganya, dan untuk semua komunitas kami di Latvia," paparnya.
Polisi setempat awalnya menolak untuk membuka penyelidikan. Menurut laporan Euractiv, polisi awalnya tidak mengesampingkan dugaan bahwa korban bunuh diri.
Namun, investigasi sekarang telah diluncurkan terhadap kematian paramedis gay tersebut.
"Membawa seseorang ke ambang bunuh diri juga merupakan kejahatan," kata petugas polisi Andrejs Grishins.
Korban dilaporkan menghadapi ancaman pembunuhan yang dimotivasi oleh homofobia di Riga sebelum mengungsi di kota Tukums yang tenang, di mana dia telah diserang secara fisik setidaknya empat kali.
Lihat Juga :