Seorang Paramedis Gay Dibakar Hidup-hidup dalam Serangan Homofobia
Senin, 03 Mei 2021 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Korban luka bakar kedua mengeklaim pasangan itu telah melaporkan seorang tetangga ke pihak berwenang karena mengancam dan mengejek mereka di gedung lima lantai tempat mereka tinggal.
Baca juga: Khamenei Terkejut dengan Kritik Zarif terhadap Militer Iran
Dia mengatakan kepada Tukums Independent News: “Kami melaporkan ancaman ini kepada polisi dan tempat kerja tetangga, tetapi tidak ada reaksi."
“Kami harus menunggu seseorang dimutilasi atau dibunuh," ujarnya.
Menanggapi insiden tersebut, presiden Latvia Egils Levits men-tweet; “Tidak ada tempat untuk kebencian di Latvia”.
Kritikus menunjukkan negara Uni Eropa itu baru-baru ini mengeluarkan undang-undang yang mendefinisikan keluarga secara eksklusif sebagai "persatuan pria dan wanita".
Perdana Menteri Krišjānis Kariņš mengatakan "kejahatan keji" harus diselidiki secara menyeluruh.
Baca juga: Khamenei Terkejut dengan Kritik Zarif terhadap Militer Iran
Dia mengatakan kepada Tukums Independent News: “Kami melaporkan ancaman ini kepada polisi dan tempat kerja tetangga, tetapi tidak ada reaksi."
“Kami harus menunggu seseorang dimutilasi atau dibunuh," ujarnya.
Menanggapi insiden tersebut, presiden Latvia Egils Levits men-tweet; “Tidak ada tempat untuk kebencian di Latvia”.
Kritikus menunjukkan negara Uni Eropa itu baru-baru ini mengeluarkan undang-undang yang mendefinisikan keluarga secara eksklusif sebagai "persatuan pria dan wanita".
Perdana Menteri Krišjānis Kariņš mengatakan "kejahatan keji" harus diselidiki secara menyeluruh.
(min)
Lihat Juga :