Bak Malaikat Penolong, Masjid di India Jadi Bangsal Perawatan COVID-19
Jum'at, 30 April 2021 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
"Kami dapat membuat fasilitas COVID-19 1.000 tempat tidur, tetapi pasokan oksigen menjadi kendala," tutur Ashfaq Malek Tandalja, anggota komite pengelola masjid, kepada Arab News.
Gujurat, negara bagian asal Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, adalah salah satu yang terkena dampak terparah di negara itu.
Negara bagian itu melaporkan hampir 1.500 kasus dan lebih dari 150 kematian pada Selasa. Otoritas lokal mengumumkan jam malam yang lebih ketat di tengah meningkatnya kasus di negara bagian itu.
Penulis India Arundhati Roy mengkritik penanganan Modi atas krisis virus corona dan perayaan "kemenangan" terlalu dini atas virus korona.
Roy menganggap kebijakan Modi dan dampaknya pada India saat ini sebagai "kejahatan langsung terhadap kemanusiaan."
"Sistem belum runtuh. Pemerintah telah gagal. Mungkin 'gagal' adalah kata yang tidak akurat, karena yang kita saksikan bukanlah kelalaian kriminal, tetapi kejahatan langsung terhadap kemanusiaan," tulis dia di Guardian.
Gujurat, negara bagian asal Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, adalah salah satu yang terkena dampak terparah di negara itu.
Negara bagian itu melaporkan hampir 1.500 kasus dan lebih dari 150 kematian pada Selasa. Otoritas lokal mengumumkan jam malam yang lebih ketat di tengah meningkatnya kasus di negara bagian itu.
Penulis India Arundhati Roy mengkritik penanganan Modi atas krisis virus corona dan perayaan "kemenangan" terlalu dini atas virus korona.
Roy menganggap kebijakan Modi dan dampaknya pada India saat ini sebagai "kejahatan langsung terhadap kemanusiaan."
"Sistem belum runtuh. Pemerintah telah gagal. Mungkin 'gagal' adalah kata yang tidak akurat, karena yang kita saksikan bukanlah kelalaian kriminal, tetapi kejahatan langsung terhadap kemanusiaan," tulis dia di Guardian.
(sya)
Lihat Juga :