Bantu Halau 'Tsunami Covid-19' , Taiwan akan Kirim Oksigen ke India

Kamis, 29 April 2021 - 15:54 WIB
loading...
Bantu Halau Tsunami...
Taiwan mengatakan telah membeli 150 konsentrator oksigen dan akan mengirimkanya ke India akhir pekan ini untuk membantu negara itu menangani infeksi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Taiwan mengatakan telah membeli 150 konsentrator oksigen dan bertujuan untuk mengirim mereka ke India akhir pekan ini untuk membantu negara itu menangani peningkatan besar-besaran infeksi Covid-19. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu.

Negara-negara di seluruh dunia telah bergegas membantu India meringankan krisis. Jumlah kematian di India akibat pandemi virus Corona melonjak melewati 200.000 pada Rabu, diperburuk oleh kekurangan tempat tidur rumah sakit dan oksigen.

Wu mengatakan bahwa Taiwan sedang mempersiapkan paket bantuan untuk India dan telah membeli 150 konsentrator oksigen yang seharusnya dapat dikirim akhir pekan ini. Baca juga: 'Tsunami' Covid-19 di India, Ekspor RI ke Bollywood Jalan Terus

"Kami sedang dalam proses membeli lebih banyak konsentrator oksigen dan membeli bahan baku dari luar negeri agar perusahaan kami di dalam negeri dapat memproduksi lebih banyak lagi," katanya.

Konsentrator oksigen mengurangi nitrogen dari suplai udara untuk menghasilkan suplai udara yang diperkaya oksigen ke pasien.

"Taiwan juga akan memberikan bantuan lain seperti yang diminta oleh India," ungkap Wu, seperti dilansir Reuters pada Kamis (29/4/2021). Baca juga: Ridwan Kamil: Memaksa Mudik, Indonesia Terancam Seperti India

Sementara India, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan yang diklaim China, hubungan keduanya semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir, karena sama-sama memiliki masalah dengan Beijing.

Taiwan melihat India sebagai negara demokrasi dan teman yang berpikiran sama. Selain itu, kedua negara juga memiliki hubungan budaya dan ekonomi yang erat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, India Kirim Kapal Perang ke Laut Arab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved