Tujuh Hari Beruntun India Catat Rekor Kematian dan Kasus COVID-19
Rabu, 28 April 2021 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Di antara keputusan tersebut, Bery mencatat bahwa pemerintah mengizinkan festival keagamaan "Kumbh Mela" selama berminggu-minggu berlangsung, yang kabarnya menyaksikan ratusan ribu orang berenang di sungai Gangga. Itu, katanya, menjadi acara yang sangat menyebar seperti yang dilakukan rapat umum pemilu yang diadakan oleh berbagai pihak, termasuk Partai Bharatiya Janata dari Perdana Menteri Narendra Modi, di negara bagian timur Benggala Barat.
"Ada beberapa pengambilan keputusan yang dipertanyakan di sini dan ini adalah tantangan politik yang besar bagi Modi, setidaknya dalam jangka pendek," kata Bery pada Rabu di CNBC "Squawk Box Asia."
“Selama lonjakan tahun lalu, ada harapan umum bahwa sistem perawatan kesehatan India akan runtuh. Pada akhirnya tidak," ujarnya.
Baca juga: Potret 'Tsunami' COVID India: Anak Buang Ibunya di Jalan karena Positif COVID
"Ini menyebabkan rasa puas diri di dalam kelas politik, di dalam orang...tetapi, pada akhirnya, rasa puas diri itu dimasukkan ke dalam mentalitas ini dan sekarang kami melihat hasil akhir dari bahwa," tukasnya seperti dikutip dari CNBC.
"Ada beberapa pengambilan keputusan yang dipertanyakan di sini dan ini adalah tantangan politik yang besar bagi Modi, setidaknya dalam jangka pendek," kata Bery pada Rabu di CNBC "Squawk Box Asia."
“Selama lonjakan tahun lalu, ada harapan umum bahwa sistem perawatan kesehatan India akan runtuh. Pada akhirnya tidak," ujarnya.
Baca juga: Potret 'Tsunami' COVID India: Anak Buang Ibunya di Jalan karena Positif COVID
"Ini menyebabkan rasa puas diri di dalam kelas politik, di dalam orang...tetapi, pada akhirnya, rasa puas diri itu dimasukkan ke dalam mentalitas ini dan sekarang kami melihat hasil akhir dari bahwa," tukasnya seperti dikutip dari CNBC.
(ian)
Lihat Juga :