Tujuh Hari Beruntun India Catat Rekor Kematian dan Kasus COVID-19
Rabu, 28 April 2021 - 16:41 WIB
loading...
India kembali mencatat rekor kasus baru dan kematian harian akibat COVID-19. Foto/Reuters
A
A
A
NEW DELHI - India melaporkan rekor kematian harian akibat COVID-19 pada Rabu (28/4/2021), dengan jumlah total melampaui angka 200 ribu.
Data pemerintah menunjukkan setidaknya 3.293 orang meninggal dalam periode 24 jam. Secara keseluruhan kasus baru infeksi COVID-19 juga meningkat dengan rekor 360.960 kasus, menandai hari ketujuh berturut-turut lebih dari 300.000 infeksi baru tercatat di India.
Jumlah total kasus COVID-19 di negara itu berada di bawah 18 juta sedangkan jumlah kematian mencapai 201.187. Namun, laporan media baru-baru ini menunjukkan bahwa jumlah kematian harian mungkin tidak dilaporkan.
Sejauh ini di bulan April saja, negara Asia Selatan itu telah melaporkan lebih dari 5,8 juta kasus baru, membuat sistem perawatan kesehatan negara itu berada di ambang jurang.
Komunitas internasional meresponsnya dengan janji untuk mengirim bantuan yang sangat dibutuhkan India. Amerika Serikat mengatakan akan mengirimkan bahan mentah yang dibutuhkan negara Asia Selatan tersebut untuk memproduksi vaksin AstraZeneca.
Baca juga: Ironi India, dari Pahlawan Berubah Jadi 'Neraka' COVID-19
Menurut data Kementerian Kesehatan, India sejauh ini telah memberikan lebih dari 145 juta dosis vaksin. Namun, hingga Selasa, hanya sekitar 23,9 juta orang yang menerima dosis kedua.
Data pemerintah menunjukkan setidaknya 3.293 orang meninggal dalam periode 24 jam. Secara keseluruhan kasus baru infeksi COVID-19 juga meningkat dengan rekor 360.960 kasus, menandai hari ketujuh berturut-turut lebih dari 300.000 infeksi baru tercatat di India.
Jumlah total kasus COVID-19 di negara itu berada di bawah 18 juta sedangkan jumlah kematian mencapai 201.187. Namun, laporan media baru-baru ini menunjukkan bahwa jumlah kematian harian mungkin tidak dilaporkan.
Sejauh ini di bulan April saja, negara Asia Selatan itu telah melaporkan lebih dari 5,8 juta kasus baru, membuat sistem perawatan kesehatan negara itu berada di ambang jurang.
Komunitas internasional meresponsnya dengan janji untuk mengirim bantuan yang sangat dibutuhkan India. Amerika Serikat mengatakan akan mengirimkan bahan mentah yang dibutuhkan negara Asia Selatan tersebut untuk memproduksi vaksin AstraZeneca.
Baca juga: Ironi India, dari Pahlawan Berubah Jadi 'Neraka' COVID-19
Menurut data Kementerian Kesehatan, India sejauh ini telah memberikan lebih dari 145 juta dosis vaksin. Namun, hingga Selasa, hanya sekitar 23,9 juta orang yang menerima dosis kedua.
Lihat Juga :