Taliban Kemungkinan 'Paksa' AS Keluar Lebih Cepat dari Afghanistan

Senin, 26 April 2021 - 05:00 WIB
loading...
Taliban Kemungkinan...
Ilustrasi
A A A
KABUL - Taliban kemungkinan akan "memaksa" Amerika Serikat (AS) dan NATO untuk menarik pasukan mereka dari Afghanistan . Menurut Patrick Armstrong, seorang mantan diplomat Kanada, salah satu hal yang mungkin dilakukan Taliban adalah menyerang jalur pasokan pasukan AS dan NATO.

Seperti diketahui, Presiden AS, Joe Biden mengumumkan bahwa Amerika akan menarik semua pasukan dari negara itu sebelum peringatan 20 tahun serangan 11 September tahun ini.

Baca: Tarik Pasukan dari Afghanistan, AS Bersiap Hadapi Serangan Taliban

Penarikan tanpa syarat, yang dilakukan empat bulan lebih lambat dari tenggat waktu yang disepakati dengan Taliban tahun lalu, terjadi meskipun ada kebuntuan dalam pembicaraan damai antara pemberontak dan pemerintah Afghanistan. Penundaan penarikan telah membuat marah Taliban, yang mengancam akan melanjutkan permusuhan terhadap pasukan AS.

"Saya memprediksi Taliban akan mempercepat penarikan pasukan, seperti yang kita lihat di Irak, pasukan AS/NATO memiliki jalur pasokan yang dapat dengan mudah diserang," kata Armstrong, seperti dilansir Sputnik.

Pemerintahan Biden, jelas Armstrong, serta elit politik dan publik AS masih harus menerima kenyataan bahwa Amerika telah kalah dalam perang 20 tahun dan upaya untuk menciptakan negara sekutu yang tunduk di Afghanistan.

Baca: Taliban Tolak Hadiri Pembicaraan Damai Afghanistan Hingga Pasukan Asing Ditarik

"Fakta pertama adalah bahwa Taliban telah menang. Yang kedua adalah bahwa Taliban bukanlah al-Qaeda. Itu adalah fenomena Afghanistan yang telah diradikalisasi berkat perang selama 40 tahun," katanya.

Dia lalu mengatakan, Rusia dan China telah mampu untuk mundur dan membiarkan AS menghabiskan kekuatan militer dan sumber daya keuangannya di Afghanistan. Tetapi, paparnya, Rusia dan China sekarang siap untuk mengambil keuntungan penuh dari peluang yang ditawarkan oleh penarikan pasukan AS pada akhirnya.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken membela keputusan AS untuk mundur dari Afghanistan. Dia mengatakan, ancaman teror telah berpindah ke tempat lain dan bahwa Washington perlu memfokuskan kembali sumber daya pada tantangan seperti China dan pandemi.

Baca: Biden Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

"Ancaman terorisme telah berpindah ke tempat lain. Dan, kami memiliki item lain yang sangat penting dalam agenda kami, termasuk hubungan dengan China, termasuk menangani segala hal mulai dari perubahan iklim hingga Covid-19. Dan, di situlah kami harus memfokuskan energi dan sumber daya kami," ucap Blinken.

Blinken kemudian mengatakan bahwa AS telah mencapai tujuan yang ingin mereka capai di Afghanistan. "Al-Qaeda telah terdegradasi secara signifikan. Kapasitasnya untuk melakukan serangan terhadap AS saat ini dari Afghanistan tidak ada," katanya
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved