Tiba di Perairan Bali, Tim Penyelamat Malaysia Siap Bantu Cari KRI Nanggala-402

Minggu, 25 April 2021 - 16:42 WIB
loading...
Tiba di Perairan Bali,...
Tim penyelamat Tentera Laut Diraja Malaysia (TDLM) dilaporkan telah tiba di perairan Bali untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402. Foto/Sindonews
A A A
KUALA LUMPUR - Tim penyelamat Tentera Laut Diraja Malaysia (TDLM) dilaporkan telah tiba di perairan Bali untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402. Menurut TDLM, operasi pencarian akan dilakukan setelah mendapatkan angkatan dari TNI Angkatan Laut (AL).

"Tim Operasi TLDM Carilamat tiba di lokasi pencarian 3 jam 45 menit lebih awal dari yang dijadwalkan. Akan memulai Operasi SAR setelah pengarahan OSC TNI-AL. Semoga semuanya dimudahkan," kata Pasukan Kapal Selam TDLM, pada Minggu (25/4/2021).

Sementara itu, sebelumnya Panglima TNIMarsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pencarian kapal selamKRI Nanggala-402yang membawa 53 personel terbaik TNI AL telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menjadi fase subsunk (tenggelam).

"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat,"ucapnya. Baca juga: KRI Nanggala 402 Tenggelam, Investasi Alutsista Mendesak

Dia menjelaskan, operasi Search and Rescue (SAR) telah memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Rabu (21/4/2021). Sejak awal, seluruh komponen yang dikerahkan telah bekerja semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut.

"TNI Angkatan Laut bersama Kepolisian, Basarnas, KNKT serta negara sahabat telah berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan KRI Nanggala-402," ujarnya. Baca juga: Tenggelam, Analis Sebut KRI Nanggala-402 Sudah Tua dan Kelebihan Muatan
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
Cegah Insiden Serupa...
Cegah Insiden Serupa Nanggala-402, Rusia Siap Suplai Teknologi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved