Biden Akui Genosida Armenia, Turki Meradang
Minggu, 25 April 2021 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan telah memanggil Duta Besar AS untuk Ankara terkait pengakuan Presiden Joe Biden atas pembantaian orang-orang Armenia di Kekaisaran Ottoman tahun 1915 sebagai genosida.
Pernyataan itu mengatakan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Sedat Onal telah mengatakan kepada Duta Besar AS David Satterfield bahwa pernyataan Biden tidak memiliki dasar hukum dan Ankara menolaknya, menganggapnya tidak dapat diterima dan mengutuknya dengan keras. Dikatakan bahwa pernyataan itu telah menyebabkan luka di ikatan yang akan sulit diperbaiki seperti dikutip dari Al Arabiya.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa AS harus melihat ke masa lalunya sendiri.
“Kami mengutuk keras dan menolak ucapan Presiden AS yang hanya mengulangi tudingan mereka yang agenda utamanya adalah permusuhan terhadap negara kami,” kata Kalin di Twitter.
Baca juga: Genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman, Ini yang Perlu Diketahui
Pernyataan itu mengatakan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Sedat Onal telah mengatakan kepada Duta Besar AS David Satterfield bahwa pernyataan Biden tidak memiliki dasar hukum dan Ankara menolaknya, menganggapnya tidak dapat diterima dan mengutuknya dengan keras. Dikatakan bahwa pernyataan itu telah menyebabkan luka di ikatan yang akan sulit diperbaiki seperti dikutip dari Al Arabiya.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa AS harus melihat ke masa lalunya sendiri.
“Kami mengutuk keras dan menolak ucapan Presiden AS yang hanya mengulangi tudingan mereka yang agenda utamanya adalah permusuhan terhadap negara kami,” kata Kalin di Twitter.
Baca juga: Genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman, Ini yang Perlu Diketahui
Lihat Juga :