Tarik Pasukan dari Afghanistan, AS Bersiap Hadapi Serangan Taliban

Sabtu, 24 April 2021 - 23:34 WIB
loading...
A A A
Sekutu AS, yang memiliki sekitar 7.000 tentara lagi di Afghanistan di bawah naungan NATO, juga akan pergi, bersama dengan ribuan kontraktor, di bawah garis waktu yang sama.

Terlepas dari penarikan yang direncanakan, para pejabat Taliban telah berulang kali mengancam akan menargetkan pasukan AS dan koalisi jika mereka gagal meninggalkan Afghanistan pada awal Mei - tenggat waktu di bawah perjanjian yang ditandatangani antara Taliban dan pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

"Akan sangat bodoh dan tidak hati-hati untuk tidak berasumsi bahwa mungkin ada perlawanan dan penentangan terhadap penarikan oleh Taliban karena retorika mereka yang kuat," kata Kirby kepada wartawan tentang ancaman itu, membiarkan terbuka kemungkinan bahwa langkah-langkah tambahan bisa datang.

"Sangat mungkin akan ada peningkatan sementara dari beberapa pasukan darat dan pendukung, tidak hanya untuk perlindungan kekuatan tetapi juga untuk dukungan logistik dan teknik," ia menambahkan.

Baca juga: Bela Penarikan Pasukan, Blinken: Ancaman Sudah 'Keluar' dari Afghanistan

Selama pengarahan di Pentagon pada hari Kamis, komandan pasukan AS di Timur Tengah dan Afghanistan, Jenderal Kenneth "Frank" McKenzie Jr, mengemukakan kekhawatiran tentang kemampuan pasukan Afghanistan untuk menahan Taliban begitu pasukan AS pergi. Namun dia juga memperingatkan kelompok pemberontak agar tidak mengejar pasukan AS atau koalisi untuk sementara.

"Saya yakin itu mungkin niat Taliban untuk melakukan operasi militer," kata McKenzie, menambahkan bahwa mereka tidak pernah berhenti bertempur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved