Rusia Mulai Tarik Pasukan dari Dekat Ukraina, NATO Tetap Waswas

Jum'at, 23 April 2021 - 05:05 WIB
loading...
Rusia Mulai Tarik Pasukan...
Pasukan tank Rusia dikerahkan di dekat perbatasan Ukraina. Foto/Russian ministry of defence
A A A
MOSKOW - Setelah beberapa pekan ketegangan akibat penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina , Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memerintahkan sejumlah unit di daerah itu kembali ke pangkalan mereka.

Uni Eropa (UE) memperkirakan lebih dari 100.000 tentara Rusia telah berkumpul di dekat perbatasan Ukraina serta di Krimea yang dianeksasi Rusia pada 2014.

Berbicara di Krimea, Shoigu mengatakan unit latihan akan kembali ke pangkalan.

Baca juga: Menteri Pertahanan Rusia Tiba di Krimea untuk Awasi Latihan Militer

“Tujuan dari pemeriksaan cepat telah tercapai,” ujar dia.

Baca juga: Putin: Rusia akan Selalu Lindungi Diri dari Negara-negara Arogan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang sebelumnya menantang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengannya di zona konflik, menyambut baik keputusan untuk "mengurangi" ketegangan di perbatasan.

Baca juga: Rusia Kembangkan Senjata Nuklir dan Laser, Putin: 'Provokator' Akan Menyesal

"Pasukan telah menunjukkan kemampuan mereka untuk memberikan pertahanan yang kredibel bagi negara," ujar Menteri Pertahanan Rusia.

Dia menambahkan telah menginstruksikan komandan unit pasukan ke-58 dan ke-41 serta beberapa divisi lintas udara untuk mulai kembali ke pangkalan pasukan permanen mereka pada Jumat dan menyelesaikan operasi pada 1 Mei.

Presiden Zelensky meningkatkan jumlah pasukan dengan para pemimpin Eropa pekan lalu.

Kepala angkatan bersenjata Ukraina mengatakan unit militer Rusia telah bergerak ke wilayah Rostov, Bryansk dan Voronezh serta Krimea, sementara kelompok taktis batalion ditempatkan di perbatasan.

Menyusul pengumuman Shoigu, NATO mengatakan setiap langkah untuk membalikkan eskalasi akan menjadi "penting dan sudah terlambat". NATO menambahkan bahwa aliansi militer Barat tetap waspada.

Para pemimpin NATO telah mengadakan pertemuan pada Juni ketika Rusia akan menjadi agenda utama.

Meskipun Rusia telah menyebut pengerahan pasukan sebagai latihan dalam menanggapi tindakan "mengancam" dari NATO, Moskow juga dikatakan berencana menutup wilayah Laut Hitam untuk pengiriman militer asing.

Ukraina khawatir pelabuhannya bisa terpengaruh tindakan Rusia itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved